Astronot ISS Tumbuhkan Bunga Pertama Di Luar Angkasa
REINHA.com – Dalam sebuah Novel genre Science Fiction karya Andy Weir berjudul The Martian, astronot NASA Mark Watney diceritakan hidup di Mars dan menumbuhkan tanaman di planet tersebut. Kisah fiksi ini kini mulai menjadi kenyataan. Tim astronot International Space Station (ISS) berhasil menumbuhkan bunga Zinnia di luar atmosfer bumi.
Bunga Zinnia merupakan bunga yang dapat dimakan seperti selada dan dapat digunakan dalam salad. Bunga ini dinobatkan sebagai bunga pertama yang mekar di luar angkasa, setelah sejumlah percobaan botani sebelumnya yang dinyatakan gagal.
Seperti dilansir Dailymail, 17 Januari 2016, pimpinan proyek botani, Trent Smith, mengatakan bahwa menumbuhkan tanaman di luar angkasa sangatlah sulit. Tanaman lebih sensitif terhadap parameter lingkungan dan karakteristik cahaya, dengan durasi pertumbuhan 60 sampai 80 hari.
ISS memutuskan untuk menumbuhkan lebih banyak tanaman di luar angkasa setelah tim berhasil dalam misinya. Tanaman di luar angkasa sangat penting bagi astronot karena dapat menyediakan sumber makanan dalam misi luar angkasa yang membutuhkan waktu lama.
Sayangnya setelah misi akhirnya sukses, Smith dan timnya melihat air merembes keluar dari daun. Kelembaban berlebih di lahan penanaman bunga segera menyebabkan terlalu banyak air di daun. Dua bunga akhirnya mati di awal tahun 2016, namun bunga yang tersisa berhasil diselamatkan dan berkembang hingga akhirnya mekar ditanggal 8 Januari 2016. (rsn-reinha)



