
Presiden Iran: Pilpres AS Pilihan Antara Yang Buruk Dan Yang Lebih Buruk
REINHA.com – Orang nomor satu di Iran, Hassan Rouhani, mengkritik kedua calon presiden Amerika Serikat dalam Pilpres kali ini. Menurutnya, Pilpres Amerika Serikat kali ini mengharuskan masyarakat memilih di antara pilihan ‘yang buruk dan yang lebih buruk’.
Komentar tersebut dilontarkan oleh Hassan dalam pidatonya di kota Arak pada hari Minggu kemarin. Pidato tersebut disiarkan secara langsung di negara Iran. Hassan juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengkritik politik gaya buku jari telanjang yang seperti memperlihatkan pertarungan dalam arena balap.
“Lihatlah cara mereka berbicara, cara mereka saling menuduh dan cara mereka mengejek satu sama lain. Apakah kita ingin demokrasi seperti ini di negara kita? Apakah kita ingin pemilu seperti ini terjadi di negara kita?” ucap Hassan kepada kerumunan warganya.
Iran menaruh perhatian cukup besar terhadap Pilpres AS 2016 ini. Setelah negara ini berusaha memperbaiki hubungan dengan AS, Donald Trump malah mengancam akan membatalkan perjanjian nuklir yang telah disepakati Iran dan AS.
Sementara itu Hillary Clinton menyetujui kesepakatan dengan mengatakan bahwa perjanjian tersebut akan menurunkan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran, yang mendukung kelompok-kelompok teroris dan mengancam Israel. Clinton juga menyarankan Iran melanggar aturan Dewan Keamanan U.N. dengan menjalankan program rudal balistik. (nbcnews/rsn-reinha)


