
Menderita Sindrom Putri Tidur, Wanita Ini Tidur Selama 6 Bulan
REINHA.com – Beth Goodier, 22 tahun, merupakan seorang wanita muda yang mengesankan secara akademis, ia telah menyelesaikan kuliahnya dan sedang menjalani pelatihan sebagai seorang psikolog anak. Namun sejak 5 tahun yang lalu, Beth meragukan masa depannya yang cerah, setelah ia jatuh tertidur hingga 6 bulan lamanya.
Beth merupakan satu dari 100 orang muda di Inggris yang didiagnosa menderita sindrom langka bernama Kleine-Levin Syndrome atau yang lebih dikenal dengan nama Sleeping Beauty Syndrome (Sindrom Putri Tidur). Sindrom yang diderita Beth dimulai saat ia berusia 17 tahun, 5 tahun yang lalu. Gadis muda itu tertidur pulas dan baru terbangun setelah 6 bulan kemudian.
Menurut ibu Beth, Janine, putrinya tidur sedikitnya 22 jam setiap harinya, selama waktu 6 bulan tersebut. Ia terus tidur dengan pulas, sesekali ia terbangun dalam keadaan setengah sadar untuk mengambil sedikit makanan dan minuman, dan pergi ke toilet untuk buang air.
Kondisi Beth terus berlanjut hingga 5 tahun terakhir ini. Janine menghitung bahwa putrinya menghabiskan 75 persen hidupnya dengan tertidur. Jika tertidur, Beth akan terbangun setelah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian.

Apa yang dapat dilakukan Janine adalah duduk dan menunggu putrinya terbangun. Setiap kali Janine mencoba membangunkannya, maka Beth akan merespon dengan mengoceh tak jelas seperti ocehan anak lima tahun.
“Saat ia terbangun ia harus berpacu dengan waktu untuk menjalani kehidupan yang seharusnya ia jalani. Ia bergegas mengejar ketinggalan pelajaran di kampusnya. Tapi tidak ada yang tahu kapan ia akan tertidur kembali” ucap Janine.
“Saat-saat paling mengerikan adalah ketika ia bangun dalam kebingungan. Ketika ia tiba-tiba terbangun dan ia tidak tahu ia berada dimana dan menjadi sangat gelisah” lanjut Janine.
Sindrom Putri Tidur umumnya menyerang pria dan wanita di usia muda. Para peneliti percaya sindrom ini disebabkan terjadinya peradangan otak seseorang yang kemudian merusak thalamus dan hipotalamus, area di otak yang bertanggung jawab mengendalikan tidur dan masukan sensorik seseorang. (dailymail/rsn-reinha)


