Gunakan Pewarna Rambut Di Alis, Mata Wanita Ini Nyaris Buta

Gunakan Pewarna Rambut Di Alis, Mata Wanita Ini Nyaris Buta

REINHA.com – Penggunaan pewarna rambut yang mengandung bahan kimia bagi sebagian orang dapat menyebabkan alergi, itulah mengapa di belakang kemasan produk dihimbau untuk melakukan uji alergi. Jika tidak, akibatnya akan seperti yang dialami oleh wanita asal Kanada ini.

Tylah Durie, 16 tahun, nyaris kehilangan penglihatannya setelah mengoleskan pewarna rambut khusus alis dan bulu mata. Tylah mengoleskan pewarna dengan merek 1000 Hour’s Eyelash and Brow Dye di kedua alis dan di bulu matanya. 30 menit setelah krim pewarna dicuci, Tylah merasakan alis dan area sekitar matanya menjadi gatal, dan mulai bengkak.

“Ketika mengoleskan pewarna saya baik-baik saja, saya menunggu 10 menit kemudian mencucinya. Tampaknya baik-baik saja dan saya merasa senang karena warna alis dan bulu mata saya lebih gelap seperti yang saya inginkan. Tapi setengah jam kemudian, saya merasa sangat gatal” ucap Tylah.

“Saya hampir buta karena reaksi alergi terhadap pewarna tersebut, mata saya membengkak seperti balon besar. Saya menangis dan menjerit, rasanya seperti ada banyak pasir dilemparkan ke dalam bola mata dan saya tidak bisa mengeluarkannya”

“Saya dirawat di rumah sakit dan ketakutan. Dokter mengatakan bahwa saya mengalami reaksi alergi yang parah dan bisa membuat mata saya buta permanen” lanjutnya.

Tylah memiliki alergi ekstrim terhadap salah satu bahan kimia dalam pewarna yang digunakannya. Alergi yang disebut Paraphenylenediamine (PPD) ini terjadi karena Tylah tidak melakukan uji alergi terlebih dahulu, seperti yang telah diperingatkan dalam petunjuk penggunaan produk.

Setelah apa yang dialaminya, Tylah mengatakan bahwa ia tidak akan pernah menggunakan pewarna rambut lagi karena sangat takut kehilangan penglihatannya. Tylah juga memperingatkan orang lain untuk belajar dari kesalahannya dan melakukan uji alergi sebelum menggunakan pewarna rambut. (dailymail/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.