Intelijen Lebanon Gagalkan Serangan Bom Barbie Di Australia

Intelijen Lebanon Gagalkan Serangan Bom Barbie Di Australia

REINHA.com – Militan kelompok teroris ISIS berencana meledakkan sebuah pesawat Australia, yang akan melakukan perjalanan menuju Abu Dhabi, dengan menggunakan bom yang tersembunyi di dalam boneka Barbie. Rencana tersebut berhasil digagalkan oleh intelijen Lebanon saat pemeriksaan penumpang.

Tas berisi bahan peledak yang disembunyikan di dalam boneka Barbie dibawa oleh pria warga negara Lebanon, Amer Khayyat, akan melakukan perjalanan dengan pesawat dari Sydney, Australia, menuju Abu Dhabi, Arab, pada bulan Juli lalu.

Menurut Menteri Dalam Negeri Lebanon, Nouhad Machnouk, Amer berencana meledakkan pesawat 20 menit setelah lepas landas. Namun untungnya, rencana tersebut tidak berhasil karena tas yang dibawa Amer kelebihan berat dan tidak diijinkan masuk ke pesawat.

“Operasi itu digagalkan karena bobot ekstra. Intelijen kemudian menyelidiki kasus ini dan mendapati Amer terlibat dalam rencana aksi terorisme” ucap Machnouk.

Amer ditahan saat tiba di Lebanon. Dua saudara laki-laki Amer, Khaled dan Mahmoud Khayyat, juga ditangkap di Sydney pada bulan Juli. Mereka didakwa dengan tindakan melakukan persiapan dan perencanaan aksi terorisme.

Pada saat penangkapan, Wakil Komisaris Keamanan Nasional, Michael Phelan, menggambarkan rencana Amer sebagai “salah satu plot paling canggih yang pernah ada di tanah Australia”. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.