Teroris Bengali Serang Pos Polisi Myanmar, 32 Orang Tewas

Teroris Bengali Serang Pos Polisi Myanmar, 32 Orang Tewas

REINHA.com – Lebih dari 20 pos polisi perbatasan di negara bagian Rakhine Utara, Myanmar, diserang oleh sekitar 150 orang bersenjata pada Jumat dini hari waktu, 25 Agustus 2017. Teroris Bengali diduga kuat merupakan pelaku dari serangan yang menewaskan 32 orang tersebut.

Dilaporkan oleh kepala militer Myanmar, Min Aung Hlaing, dalam pernyataan di Facebook. Sedikitnya sebanyak 32 orang, termasuk diantaranya 11 orang petugas keamanan, tewas dalam serangan tersebut. Sisa 21 orang tewas lainnya berasal dari pihak penyerang.

“Anggota militer dan polisi bertempur melawan teroris Bengali. Satu tentara dan 10 orang polisi mengorbankan nyawa mereka untuk negara tersebut. Pertarungan masih terus berlanjut di pos polisi desa Kyar Gaung Taung dan Nat Chaung” ucap Hlaing.

Teroris Bengali merupakan sebutan Myanmar untuk militan Rohingya. Kelompok teroris tersebut mulai bergerak dan unjuk kekuatan pada Oktober tahun lalu, di bawah bendera Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), yang mengklaim telah memimpin sebuah pemberontakan di pegunungan jarak jauh Yu yang berbatasan dengan Bangladesh.

Myanmar terbelah akibat kebencian religius yang berfokus pada minoritas Muslim Rohingya tanpa kewarganegaraan, yang dicerca oleh penduduk Myanmar dan dianggap sebagai imigran ilegal.

Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan aksi pembunuhan yang terjadi hampir setiap hari, yang dilakukan oleh kelompok gelap yang beroperasi di desa-desa terpencil. sementara itu, militer Myanmar telah menempatkan lebih banyak tentara ke lokasi-lokasi serangan untuk meningkatkan keamanan. (guardian/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.