
Israel Hancurkan Sekolah Yang Dibangun Uni Eropa Untuk Palestina
REINHA.com – Otoritas Israel telah membuldozer bangunan sekolah sementara yang didanai oleh Uni Eropa untuk memfasilitasi pendidikan 100 anak-anak Palestina. Sekolah yang terletak di pinggiran kota Palestina tersebut dihancurkan tepat pada malam sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Dilaporkan oleh Paula Slier dari RT News, malam sebelum tahun ajaran baru dimulai, buldozer Israel tiba di lokasi untuk menghancurkan beberapa karavan yang baru saja didirikan sebagai sebuah sekolah bagi 100 siswa di daerah tersebut.
Sekolah sementara di desa Jubbet Ad-Dib beserta semua peralatan belajar didanai oleh berbagai donor internasional, termasuk Uni Eropa. Dengan harapan anak-anak Palestina tidak perlu berjalan kaku ke pusat pendidikan yang lokasinya cukup jauh dari rumah mereka.
Pihak Israel mengklaim bahwa mereka menghancurkan sekolah tersebut karena itu merupakan bangunan ilegal. Sekolah Jubbet Ad-Dib diduga dibangun tanpa memenuhi izin perencanaan yang diperlukan.
Belgia mengecam tindakan Israel sebagai tindakan yang ‘tidak dapat diterima’. Sebagai salah satu negara yang mendanai pembangunan sekolah tersebut, Belgia mengutuk penghancuran dan menuntut kompensasi dari Israel.
Akhir-akhir ini, lebih dari 50 perintah pembongkaran sekolah semacam itu telah diberikan. Namun, dalam kasus dengan sekolah di Jubbet Ad-Dib, perintah tersebut datang pada malam yang sama dimana bangunan tersebut hancur, Slier melaporkan.
Pasukan Israel dilaporkan menembakkan bom suara dan gas air mata ke beberapa warga setempat yang melakukan demonstrasi pembongkaran sekolah tersebut.
“Para tentara datang dan mulai menembak ke udara, melemparkan granat ke orang-orang dan kemudian mulai menghancurkan sekolah,” kata seorang gadis setempat.
“Saya sangat kecewa karena mereka menghancurkan sekolah kami, saya sangat suka belajar, saya ingin menjadi seorang insinyur,” ucap seorang anak laki-laki. (rt/rsn-reinha)


