
Rusia Luncurkan Kapal Pemecah Es Terbesar Dan Terkuat Di Dunia
REINHA.com – Rusia kembali membuktikan kehebatan negaranya kepada dunia dalam hal teknologi nuklir. Pada hari Jumat, 22 September, di Baltic Shipyard, St. Petersburg, Rusia meresmikan peluncuran kapal pemecah es bertenaga nuklir yang dikatakan sebagai yang terbesar dan terkuat di dunia.
Pemecah es dengan nama Sibir, diproduksi secara serial dan dirancang untuk memperkuat kepemimpinan Rusia di Arktik. Sibir merupakan salah satu dari tiga kapal yang merupakan bagian dari Proyek 22220 yang menjadi pemecah es dan gelombang nuklir terbesar dan terkuat di dunia. Kapal utama dari proyek tersebut, Arktika, telah ditugaskan tahun lalu.
Dirancang untuk mengangkut kargo melalui Rute Laut Utara, Sibir dipesan pada bulan Mei 2015 dan akan dikirim pada tahun 2020. Pembuat es ketiga, Ural, direncanakan akan dikirim pada tahun 2021.
Sibir memiliki daya angkut seberat 33.500 ton dan memiliki panjang 173,3 meter dengan balok 34 meter, dan memiliki 75 awak. Desain rancangan ganda memungkinkan operasi di perairan Arktik dan muara sungai kutub. Kapal ini didukung oleh dua reaktor nuklir dengan output 175 MW.
Sibir bertenaga nuklir akan mampu memecahkan ladang es setebal tiga meter, membuat jalan bagi pembawa LNG mengantarkan gas Rusia ke pelanggan Asia. Ini juga akan melakukan kerja penyelamatan dalam kondisi perairan es maupun perairan bebas es.
“Sibir memiliki pendahulunya – kapal pemecah es [50 Let Pobedy – Ed.] Yang ditugaskan pada tahun 1977 dan telah lama melakukan pelayaran. Rekor absolutnya ditetapkan pada bulan Mei saat mencapai Kutub Utara. Saya berharap Sibir juga dapat memecahkan rekor” ucap Direktur Jenderal Rosatom Alexei Likhachev.
Ketiga kapal tersebut akan ditugaskan oleh Rosatomflot, anak perusahaan energi atom negara Rusia Rosatom.
Dengan 30 diesel dan empat pemecah es nuklirnya, Rusia telah menjadi operator utama di Arktik. Perusahaan tersebut berencana untuk membangun pemecah es nuklir lainnya, Leader, yang dirancang untuk menjaga Northern Sea Route, bersama dengan pantai Arktik di negara itu, yang buka sepanjang tahun.
Kapal Leader akan memiliki kapasitas kerja 110 MW dan akan mampu menembus es hingga 4,5 meter. Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, Leader akan diluncurkan pada tahun 2025. (rt/rsn-reinha)


