
Teleskop NASA Temukan Asteroid Unik Di Antara Mars Dan Jupiter
REINHA.com – Para astronom, dengan bantuan Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA, telah menemukan objek biner unik yang mengintai berupa sabuk asteroid yang berada di antara planet Mars dan Jupiter.
Objek tersebut sebelumnya pernah ditemukan untuk pertama kalinya oleh Spacewatch pada tahun 2006. Namun para astronom kembali menemukannya pada bulan September tahun ini dan melakukan pemeriksaan lebih terperinci terhadap asteroid tersebut. (Lihat Videonya Disini)
Hubble mengambil sejumlah gambar asteroid, yang diberi nama 288P, tepat sebelum membuat pendekatan terdekatnya dengan matahari.
Setelah mempelajari gambar-gambar tersebut, para astronom menyadari bahwa itu bukan satu tapi dua asteroid berukuran sama besarnya. Kedua asteroid mengorbit satu sama lain pada jarak sekitar 60 mil, membuat 288P asteroid biner yang pertama diketahui, juga digolongkan sebagai komet sabuk utama.
Para astronom melaporkan bahwa asteroid biner ini berbeda dengan asteroid biner biasa, di mana satu tubuh jauh lebih besar dari yang lain, dan orbitnya berdekatan.
“Kami mendeteksi indikasi kuat untuk sublimasi air es karena pemanasan matahari yang meningkat – serupa dengan bagaimana ekor komet dibuat,” kata pemimpin tim Jessica Agarwal dalam sebuah pernyataan.
Para ilmuwan berharap bahwa studi lebih lanjut tentang objek unik ini, dapat memberi pemahaman baru mengenai asal mula tata surya kita, terutama bagaimana air berada pada titik biru pucat.
Para astronom percaya bahwa 288P telah ada sebagai sistem biner selama sekitar 5.000 tahun, ketika sebuah asteroid sebelumnya yang lebih besar pecah karena rotasi cepat. (rt/rsn-reinha)


