iPhone Selamatkan Wanita Ini Dari Penembakan Las Vegas

iPhone Selamatkan Wanita Ini Dari Penembakan Las Vegas

REINHA.com – Insiden penembakan di sebuah konser musik di Las Vegas pada Minggu malam, 1 Oktober 2017, dikatakan sebagai kasus penembakan terparah dalam sejarah Amerika Serikat modern. Sebanyak 59 orang tewas dan 527 orang luka-luka. Namun seorang wanita mengaku selamat gara-gara smartphone yang digenggamnya.

Seorang wanita yang tidak menyebutkan namanya membagikan kisah yang dialaminya saat penembakan mengerikan tersebut. Wanita itu seharusnya menjadi salah satu korban tembak, namun entah bagaimana peluru menghantam tepat ke iPhone yang saat itu digenggamnya.

(Baca juga: ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Penembakan Di Las Vegas)

Wanita itu membagikan gambar dari bagian belakang iPhone berwarna rose gold yang hancur terkena tembakan peluru. Wanita itu mengatakan bahwa iPhone-nya telah menyelamatkannya dari ancaman kematian.

Penembakan dilakukan oleh seorang pria asal Nevada, Stephen Paddock, dari kamar hotel di lantai 32 Mandalay Bay Hotel yang berada di seberang lokasi konser musik country Jason Aldean. Paddock melakukan bunuh diri sesaat sebelum polisi menangkapnya.

Polisi yakin pelaku tidak ada kaitannya dengan kelompok teroris manapun. Namun kelompok teroris ISIS mengklaim bahwa Paddock melakukan aksinya berdasarkan arahan dari mereka.

“Serangan di Las Vegas dilakukan oleh seorang tentara Negara Islam. Dan dia melaksanakannya sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan koalisi negara-negara sasaran. Penyerang Las Vegas sudah masuk Islam beberapa bulan yang lalu” seperti dikutip dari situs afiliasi ISIS, Amaq.

Badan keamanan AS telah meninjau klaim ISIS namun belum melakukan verifikasi lebih lanjut. Dua pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara penembak dan kelompok militan manapun. (dailymail/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.