Badai Supercell Hantam Afrika Selatan, 11 Orang Tewas

Badai Supercell Hantam Afrika Selatan, 11 Orang Tewas

REINHA.com – Badai besar menghantam provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, pada hari Selasa, 10 Oktober 2017. Badai membawa malapetaka dengan disertai banjir dan angin tornado yang ekstrim. Sedikitnya 11 orang tewas dalam bencana tersebut.

Oleh layanan cuaca Afrika Selatan, badai ini didefinisikan sebagai ‘Badai Supercell’ yang memiliki rotr berputar yang dalam.

Setidaknya 11 orang tewas setelah banjir yang ekstrim dan angin tornado menghantam kota pesisir Durban. Di antara korban tewas dua orang pasien tewas saat tembok roboh di Rumah Sakit Prince Mshiyeni Memorial.

Pihak berwenang hingga saat ini masih mencari beberapa orang yang dilaporkan hilang. Seorang reporter dari stasiun TV Afrika Selatan eNCA mengunjungi situs pencarian untuk menemukan balita berusia 19 bulan yang hanyut dalam banjir.

Operasi di Pelabuhan Durban, pelabuhan terbesar di sub-Sahara Afrika, dihentikan pada hari Selasa setelah badai melanda wilayah tersebut. Pelabuhan tetap ditutup pada hari Rabu. Tiga kapal mendarat sementara yang lain mematahkan garis tambat dan melayang di saluran, kata otoritas pelabuhan dalam sebuah pernyataan.

Sebuah pembersihan besar-besaran berlangsung pada hari Rabu, sementara pihak berwenang menilai kerusakan tersebut. Total kerugian atas kerusakan diperkirakan mencapai jutaan rands, namun penilaian penuh belum dilakukan.

Walikota Zandile Gumede mengatakan bahwa pemerintah saat ini bekerja untuk membantu rumah sakit kota pulih dari kehancuran yang disebabkan badai tersebut. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.