Mata Hari, Penari Eksotis Yang Meniupkan Ciuman Saat Dieksekusi

Mata Hari, Penari Eksotis Yang Meniupkan Ciuman Saat Dieksekusi

REINHA.com – Mata Hari adalah nama panggung dari Margaretha Geertruida “Grietje” Zelle. Ia adalah seorang penari eksotis dan pelacur yang dihukum tembak mati di Perancis atas tuduhan menjadi mata-mata saat Perang Dunia I.

Tanggal 15 Oktober 1917 Mata Hari yang dituduh sebagai mata-mata Jerman menghirup nafas terakhirnya. Dimana diceritakan pada 100 tahun yang lalu “famme fatale” (perempuan mematikan) menolak untuk menutup matanya dan meniupkan ciuman pada regu penembak Perancis yang mengeksekusinya karena dituduh menjadi agen ganda.

Hari ini akun Twitter dengan nama Mata Hari yang dibuat oleh penulis terkenal Paulo Coelho, yang menulis buku ‘The Spy’, biografi fiktif Mata Hari, pada tahun 2016 bersuara.

Coelho bergabung dengan komunitas RT# 1917LIVE, real-time Twitter yang hanya menceritakan Revolusi Rusia pada bulan September tahun ini.

Sampai saat ini sejarawan masih berpendapat tentang siapakah sebenarnya Margaretha Geertruida Zelle alias Mata Hari, seorang wanita penggoda yang menggunakan seksualitasnya untuk memanipulasi kekasihnya atau hanya seorang wanita naif di tangan pria yang sangat kuat.

Berasal dari Belanda, wanita kelahiran 7 Agustus 1876 menghabiskan banyak waktu di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) menikah dengan seorang suami pemabuk dan kasar. Di sana ia menggunakan nama artistik Mata Hari (diterjemahkan secara literal dari bahasa Melayu sebagai ‘Eye of the day’).

Mata Hari memiliki dua anak, mereka kembali ke Belanda pada tahun 1902, setelah putra mereka meninggal secara misterius.

Ternyata, kehidupan rumah tangga mereka diterpa masalah, sehingga memutuskan bercerai.

Hak asuh putri Mata Hari jatuh ke tangan suami, sehingga ia memilih pergi ke Paris untuk membangun kehidupannya lagi.

Di Paris, dia mulai tampil sebagai penari eksotis dan menjalani gaya hidup bohemian. Saat itu dia dituduh oleh Prancis bekerja sebagai mata-mata untuk Jerman selama Perang Dunia I dan ditangkap.

Orang Prancis mempresentasikannya sebagai agen ganda mematikan yang menggunakan kekuatan femininnya untuk mendapatkan rahasia militer dari banyak kekasihnya. Beberapa sejarawan percaya bahwa Mata Hari dikhianati oleh orang Jerman.

# Mata Hari, Penari Eksotis Yang Meniupkan Ciuman Saat Dieksekusi (jmw-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.