Posting Ancaman Pembunuhan Di Facebook, Pria Asal Texas Ditangkap

Michael Arega / Facebook

Posting Ancaman Pembunuhan Di Facebook, Pria Asal Texas Ditangkap

REINHA.com – Secret Service Amerika Serikat telah menangkap seorang pria asal Dallas, Texas, yang memposting ancaman pembunuhan terhadap semua polisi kulit putih di Gedung Putih. Pria bernama Michael Arega itu juga menyerukan kematian Presiden Donald Trump dalam nama Yesus Kristus.

Arega ditangkap tanpa perlawanan di dekat Gedung Putih pada hari Senin, 6 November 2017, pukul 4:05 waktu setempat. Satu jam sebelumnya, Divisi Pelindung Intelijen Pusat telah dihubungi oleh Departemen Kepolisian Maryland untuk mencari Arega.

Keberadaan Arega tidak terlalu sulit untuk diketahui karena sebelumnya dia memposting di Facebook bahwa dia sedang melakukan perjalanan jauh dari Texas ke Washington, dengan tujuan untuk menjalankan misinya, membunuh semua polisi kulit putih di area tersebut.

Tepat pukul 03:24 waktu setempat, Arega menggunakan fitur “check in” Facebook untuk menunjukkan bahwa dia sudah berada di Gedung Putih. Mempermudah petugas Secret Service untuk menemukan dan menangkapnya.

Menurut Secret Service, dia dibawa ke rumah tahanan di sisi utara Pennsylvania Avenue dekat Lafayette Park, kemudian dipindahkan ke Kepolisian Metropolitan untuk menunggu proses hukum.

Di hari yang sama, Arega beberapa kali memposting tulisan di Faceboojnya. Postingan pertama mengacu pada Donald Trump, berbunyi “Bunuh dia dalam nama Yesus!”, tidak lama setelah Trump menanggapi penembakan di gereja Texas yang terjadi pada hari Minggu, 5 November 2017.

(Baca juga: Setelah Bertengkar Dengan Ibu Mertua, Kelley Bunuh 26 Orang Di Gereja)

Lima menit kemudian, Arega kembali memposting tulisan berbunyi “Sekarang saya akan pergi ke Gedung Putih, pastikan membunuh semua polisi kulit putih”

Profil Arega tampaknya tidak terlalu terpaku pada politik, tapi lebih pada aktivitas agamanya. Dia bahkan menunjukkan dukungan untuk Trump baru-baru ini seperti postingannya pada tanggal 27 Oktober, saat dia membagikan sebuah video dari akun Trump, menyerukan diakhirinya epidemi opioid. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.