Lima Minyak Esensial Ini Ampuh Pudarkan Stretch Mark

Lima Minyak Esensial Ini Ampuh Pudarkan Stretch Mark

Stretch Mark / Shutterstock

REINHA.com – Stretch mark atau garis-garis halus pada kulit merupakan salah satu hal yang paling ditakuti oleh para wanita. Stretch mark biasanya muncul di kulit bagian perut, lengan dan paha, akibat kehamilan atau kenaikan berat badan.

Garis-garis kulit ini biasanya memiliki warna pink, merah, sampai ungu dan kebiruan. Stretch mark biasanya memudar dengan sendirinya dari waktu ke waktu. Meski tidak ada perawatan yang akan menghilangkan stretch mark secara tuntas, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya, salah satunya adalah dengan mengoleskan minyak esensial.

(Baca juga: Lima Kesalahan Yang Dilakukan Orangtua Saat Anak Sakit)

Menurut studi yang dilakukan oleh para ilmuwan, ada beberapa jenis minyak yang diekstrak dari bahan-bahan alami seperti biji-bijian, yang telah menunjukkan efek positif untuk memudarkan stretch mark. Lima minyak esensial ini ampuh pudarkan stretch mark, berikut daftarnya.

1. Minyak Argan

Minyak argan terbuat dari biji pohon argan. Ini adalah salah satu minyak perawatan kulit yang baru-baru ini ditemukan manfaatnya oleh para peneliti.

Menurut sebuah studi pada tahun 2016, minyak argan membantu meningkatkan elastisitas kulit. Periset percaya bahwa ini dapat membantu mencegah atau mengurangi stretch mark. Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa dengan mengkonsumsi minyak argan sekaligus menerapkannya secara topikal membuat kulit lebih elastis pada wanita pasca menopause.

2. Minyak Gotu Kola

Minyak gotu kola digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda untuk mengobati berbagai macam masalah kulit. Menurut studi pada tahun 2013, senyawa dalam minyak gotu kola membantu meningkatkan produksi kolagen dan meningkatkan kekuatan pengencangan kulit.

Sebuah studi terdahulu di tahun 1991, meneliti 100 wanita yang sedang hamil, 50 wanita diberi krim topikal yang mengandung gotu kola sementara 50 wanita lainnya diberi krim plasebo. Dari 80 wanita yang menyelesaikan penelitian ini, hanya 14 wanita kelompok gotu kola yang memiliki stretch mark dibandingkan dengan 22 wanita di kelompok plasebo.

3. Minyak Mawar

Minyak rosehip atau minyak mawar dibuat dari buah atau biji mawar. Menurut sebuah studi di tahun 2013, pelembab yang mengandung minyak rosehip membantu mencegah munculnya stretch mark yang parah pada wanita hamil. Minyak tersebut juga secara signifikan lebih efektif daripada plasebo dalam mencegah stretch mark baru.

4. Minyak Bitter Almond

Minyak bitter almond berasal dari jenis pohon almond yang berbeda dengan almond yang biasa untuk dikonsumsi. Bitter almond atau yang disebut juga almond pahit mengandung senyawa beracun yang bisa meniru keracunan sianida saat tertelan.

Studi yang dilakukan pada tahun 2012 mengenai efek minyak bitter almond pada stretch mark, menunjukkan bahwa wanita hamil yang memijat kulit perutnya dengan minyak bitter almond secara rutin memiliki kemungkinan lebih kecil mendapatkan stretch mark.

5. Minyak delima dan ekstrak darah naga

Minyak delima terbuat dari biji delima. Ekstrak darah naga berasal dari resin pohon dracaena, juga dikenal sebagai pohon naga Madagaskar. Kedua ramuan tersebut dianggap sebagai antioksidan dan antiinflamasi.

Menurut sebuah penelitian tahun 2017 terhadap 10 wanita dengan stretch mark dan 10 wanita tanpa stretch mark, krim yang terbuat dari minyak delima dan ekstrak darah naga meningkatkan ketebalan, elastisitas, dan hidrasi kulit pada semua relawan. Periset menyarankan krim tersebut dapat membantu mencegah atau memudarkan stretch mark.

Lima Minyak Esensial Ini Ampuh Pudarkan Stretch Mark (rsn-reinha)