Trump: Tombol Nuklir Saya Lebih Besar Dan Kuat

REINHA.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memposting tulisan di akun Twitternya untuk ditujukan kepada rivalnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kali ini Trump membual bahwa tombol nuklir miliknya jauh lebih besar dan lebih kuat daripada milik Kim.
Tweet yang dibuat Trump merupakan balasan dari ancaman terbaru Kim yang dilontarkan awal pekan ini. Ancaman tersebut menyebutkan bahwa tombol peluncur nuklirnya ‘selalu ada di atas meja’.
Komentar terbaru Trump menyatakan dengan jelas bahwa setiap presiden AS memiliki akses langsung ke kode nuklir dan AS memiliki gudang senjata nuklir terbesar di dunia.
Tidak mengherankan, ucapan Pak Trump yang tidak ortodoks itu membuat media sosial menjadi hiruk pikuk.
Korea Utara mengklaim memiliki senjata nuklir dan bisa menyerang AS, namun sementara analis setuju bahwa Pyongyang memiliki senjata nuklir, tidak jelas apakah teknologi tersebut akan digunakan dalam kemarahan.
(Baca juga: Donald Trump Tuduh China Beri Izin Korut Impor Minyak)
Dan berbeda dengan pertengkaran di Twitter, ada kabar baik di semenanjung Korea itu sendiri saat Korea Utara membuka kembali hotline telepon ke Korea Selatan.
Sama seperti kebiasaan Twitter Trump yang tidak ortodoks telah membingungkan pengamat di masa lalu, tweet itu kembali mendefinisikan ulang apa yang dianggap sebagai nada diplomatik atau kepresidenan.
“Saya kira presiden menganggap ini sebagai pertunjukkan kekuatan. Tapi seperti semua orang yang pernah berada di sebuah taman bermain kelas satu, biasanya orang yang paling agresif menumbuk dada mereka yang sebenarnya adalah orang yang lemah di tempat bermain” kata Perwakilan Jim Himes, Demokrat Connecticut dan anggota Komite Intelijen DPR.
Eliot A Cohen, yang menasehati mantan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice, mengatakan bahwa tweet itu kekanak-kanakan namun mematikan. Dan para aktivis sepakat.
Beberapa orang berpendapat bahwa Twitter seharusnya tidak membiarkan “seruan untuk perang nuklir” disiarkan di platformnya. Tapi pendukung Trump tetap membelanya, mengatakan bahwa komentarnya benar-benar akurat dan menunjukkan kekuatan dan tekad Amerika.
# Trump: Tombol Nuklir Saya Lebih Besar Dan Kuat (rsn-reinha)


