Menolak Keputusan Raja, 11 Pangeran Saudi Ditangkap

Menolak Keputusan Raja, 11 Pangeran Saudi Ditangkap

Menolak Keputusan Raja, 11 Pangeran Saudi Ditangkap
Saudi Press Agency / Reuters

REINHA.com – Garda Kerajaan Arab Saudi (Royal Guard Saudi Arabia) dilaporkan telah menangkap 11 orang pangeran, setelah terjadinya demonstrasi di salah satu istana raja di Riyadh. Demonstrasi tersebut merupakan aksi penolakan terhadap keputusan Raja Salman yang memotong beberapa hak istimewa para pangeran.

Dilaporkan oleh situs berita Riyadh Saudi Sabq pada hari Sabtu, 6 Januari 2018, para pangeran yang identitasnya tidak diungkapkan, ditangkap dan dibawa ke fasilitas keamanan maksimal Arab Saudi Al-Ha’ir, yang terletak di sebelah selatan ibukota.

(Baca juga: Tahun 2018 Wanita Di Saudi Bebas Mengemudi)

Mereka menghadapi harus menghadapi proses hukum karena melakukan demonstrasi di istana Qasr a-Hokm yang bersejarah, di mana mereka memprotes keputusan Raja Salman untuk memotong beberapa hak istimewa mereka. Pemotongan hak istimewa tersebut termasuk berupa pembayaran tagihan listrik dan air yang ditanggung oleh kerajaan.

Selain itu, dalam demonstrasi tersebut para pangeran juga meminta kompensasi finansial atas hukuman mati yang diberikan terhadap salah satu kerabat mereka.

Tahun lalu, Riyadh menangkap puluhan bangsawan, pejabat tinggi pemerintah, dan pengusaha sebagai upaya memerangi korupsi di negara tersebut. Penangkapan tersebut terjadi setelah dibentuknya komite antikorupsi baru yang diketuai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Menurut New York Times, Pangeran Mahkota yang berada di balik pembersihan anti-korupsi, diklaim juga telah menghabiskan banyak uang untuk “gaya hidup yang berlebihan”, termasuk pembelian sebuah puri senilai $ 300 juta, kapal pesiar senilai $ 500 juta, dan lukisan karya Leonardo da Vinci senilai $ 450 juta.

# Menolak Keputusan Raja, 11 Pangeran Saudi Ditangkap (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.