Dibilang Dungu Dan Bebal Oleh Kader Gerindra, Sekjen PSI Ucapkan Terima Kasih

Dibilang Dungu Dan Bebal Oleh Kader Gerindra, Sekjen PSI Ucapkan Terima Kasih

Dibilang Dungu Dan Bebal Oleh Kader Gerindra, Sekjen PSI Ucapkan Terima Kasih
Raja Juli Antoni

REINHA.com – Saling sindir antara Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dengan kader partai berlambang burung Garuda, Gerindra, masih terus berlangsung. Kali ini Raja Juli Antoni menanggapi perkataan pedas yang dilontarkan Ketua DPP Gerindra M Nizar Zahro kepada dirinya.

Sebelumnya M Nizar Zahro menanggapi pernyataan Antoni yang menyebut data yang disampaikan Prabowo Subianto soal Indonesia Bubar 2030 berasal dari kandang kuda.

Nizar menyebutkan pernyataan sekjen PSI jelas merupakan sikap bebal dan dungu karena tidak menyimak secara utuh pidato ketua umum Partai Gerindra itu. Padahal secara jelas Prabowo mengatakan bahwa pidatonya didasarkan atas novel Ghost Fleet karya PW Singer.

“Sekjen PSI harus membuka mata bahwa bangsa asing sudah menelanjangi Indonesia melalui karya novel yang katanya fiksi itu,” tegas Nizar seperti yang dikutip dari jpnn.

(Baca juga: Sekjen PSI: Lihat Indonesia Dengan Optimis, Bukan Dengan Pesimis Dan Menebar Ketakutan)

Menanggapi hal itu Antoni mengucapkan terima kasih, “Terima kasih saya dibilang bebal dan dungu oleh kader Gerindra” tulis Antoni di akun miliknya. Selain mengucapkan terima kasih Antoni juga memaafkan kader Gerindra yang mengatakan dirinya bebal dan dungu.

Antoni kemudian menyarankan agar kader Gerindra membaca novel yang menjadi rujukan pidato Prabowo Subianto. Indonesia dalam novel tersebut dikatakan bubar akibat Perang Timor Kedua.

Apakah Prabowo Subianto percaya bahwa akan ada Perang Timor Kedua..? Selanjutnya Antoni mengatakan, penulis novel tersebut, PW Singer melalui akun Twitternya geli dengan ucapan Prabowo yang menggunakan novelnya untuk tujuan politik.

(Baca juga: Kondisi Erin, Gajah Kecil Dengan Belalai Buntung Semakin Membaik)

Saran saya coba pelajari apa bedanya fiksi dan non fiksi. Tidak perlu kuliah, Google saja asal hati terbuka untuk belajar. Apakah karangan fiksi layak dijadikan argumen ilmiah apalagi menjadi rujukan kehancuran sebuah bangsa..?

Antoni kemudian membandingkan novel Ghost Fleet dengan novel World War Z karya Max Brooks. Dalam novelnya, World War Z mengatakan Asia Tenggara akan bubar, dan kehancuran dimulai dari Indonesia.

Munurut Antoni novel World War bahkan lebih dramatis. Kalau yang sederhana ini saja tidak dipahami kader Gerindra, ya repot kata Raja Juli Antoni.

# Dibilang Dungu Dan Bebal Oleh Kader Gerindra, Sekjen PSI Ucapkan Terima Kasih

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.