Jalani Terapi Sengat Lebah, Wanita Ini Meninggal Dunia

REINHA.com – Seorang wanita asal Spanyol meninggal dunia setelah menjalani terapi kesehatan yang belakangan ini cukup popular, yaitu terapi dengan disengat lebah hidup. Wanita 55 tahun tersebut didiagnosa mengalami kegagalan multi-organ akibat terapi yang dilakukannya.
Wanita yang tidak disebutkan namanya itu telah menjalani terapi sengat lebah selama dua tahun. Wanita itu datang ke klinik swasta yang menyediakan terapi tersebut untuk memperbaiki kontraksi otot dan meredakan stress.
Sebelumnya dia tidak mengalami masalah serius dan tubuhnya cenderung toleran dengan terapi yang ia dijalani. Namun pada sesi terakhir, wanita itu mengalami napas tersengal-sengal, nafas pendek, dan kemudian kehilangan kesadarannya. Wanita itu segera dilarikan ke rumah sakit.
(Baca juga: Penelitian: Penderita Kanker Akibat Obesitas Mengalami Peningkatan)
Wanita itu tidak memiliki riwayat penyakit lain seperti asma atau penyakit jantung, atau faktor risiko lain, atau reaksi alergi sebelumnya. Karena itu petugas medis mengaitkan kondisinya dengan terapi sengat lebah yang dia jalani.
Dia meninggal beberapa minggu kemudian karena sejumlah organnya mengalami kerusakan. Diperkirakan itu adalah kematian pertama yang disebabkan oleh terapi sengat lebah.
Kasus wanita itu telah dilaporkan dalam Journal of Investigational Allergology dan Clinical Immunology, oleh para dokter dari divisi alergi Rumah Sakit Universitas, Madrid. Peneliti yang mempelajari kasus ini mengatakan terapi sengat lebah sebagai terapi yang “tidak aman dan tidak menyenangkan”.
# Jalani Terapi Sengat Lebah, Wanita Ini Meninggal Dunia


