Ilmuwan Ungkap Asal Usul Jamur Yang Menghancurkan Populasi Amfibi

REINHA.com – Sebuah jamur mematikan yang belum diketahui asal usulnya, selama ini telah disalahkan sebagai penyebab hancurnya populasi hewan amfibi di seluruh dunia. Namun kini para ilmuwan telah berhasil mengungkapkan dari mana spesies jamur ini berasal.
Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Imperial College London, Inggris, mengungkapkan bahwa jamur mematikan yang telah menghancurkan populasi amfibi di seluruh dunia tersebut mungkin berasal dari Asia Timur.
Selama ini diketahui bahwa penyebab utama penurunan populasi yang dialami hewan amfibi seperti katak, kadal dan salamander adalah jamur chytrid.
Sebuah studi yang dilaporkan di jurnal Science mendukung gagasan tersebut dengan menyebutkan bahwa perdagangan hewan peliharaan membantu menyebarkan strain jamur chytrid ke seluruh dunia.
“Jamur chytrid, yang dikenal sebagai Batrachochytrium dendrobatidis, atau Bd, pertama kali diidentifikasi sebagai masalah pada tahun 1990-an” ucap rekan penulis Dr Simon O’Hanlon.
Tidak ada ukuran efektif yang diketahui untuk mengendalikan penyakit tersebut. Namun para penulis studi menyoroti kebutuhan untuk mengencangkan biosecurity di sepanjang perbatasan negara, termasuk larangan potensial perdagangan amfibi sebagai hewan peliharaan.
“Sampai sekarang kami belum dapat mengidentifikasi dari mana asalnya. Dalam makalah kami, kami memecahkan masalah ini dan menunjukkan bahwa garis keturunan yang telah menyebabkan kehancuran seperti itu dapat ditelusuri kembali ke Asia Timur” lanjut Dr Simon.
(Baca juga: Ilmuwan Temukan Obat Baru Untuk Atasi Kebotakan)
Jamur chytrid menyebabkan penyakit yang disebut chytridiomycosis, yang menyerang kulit hewan, mengganggu kemampuan mereka untuk mengatur kadar air dan elektrolit (garam dan mineral yang penting untuk fungsi biologis yang vital). Gangguan tersebut dapat menyebabkan gagal jantung.
Berbeda dengan katak Amerika (Rana catesbeiana) yang tampaknya secara efektif kebal, ada beberapa populasi yang mengalami hampir 100% kematian akibat jamur tersebut.
# Ilmuwan Ungkap Asal Usul Jamur Yang Menghancurkan Populasi Amfibi (rsn-reinha)


