Penembakan Di Belgia Tewaskan 2 Polisi Wanita Dan 1 Warga Sipil

REINHA.com – Seorang pria bersenjata melakukan penyerangan di kota Liege, Belgia, pada hari Senin, 28 Mei 2018, pagi hari di dekat sebuah cafe di pusat kota. Dua petugas polisi wanita dan seorang warga sipil tewas dalam serangan tersebut.
Pria tersebut menembak mati dua orang polisi wanita yang saat itu bertugas, dan melukai empat petugas polisi lainnya. Pria itu juga sempat menyandera seorang wanita dan membawanya ke sebuah sekolah, sebelum polisi berhasil menembak mati penyerang.
Belum diketahui dengan jelas apa motif di balik penyerangan tersebut. Namun sejumlah saksi menyebutkan bahwa pria itu sempat berteriak ‘Allahu Akbar’ sebelum melakukan penyerangan brutal. Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan tindakan tersebut sebagai aksi terorisme.
(Baca juga: Tidak Latah Sebut Aksi Teror Sebagai Pengalihan Isu, SBY: Serangan Teroris Nyata)
Penyiar Belgia RTBF mengatakan pada hari yang sama pria bersenjata itu baru saja dikeluarkan dari penjara dengan pembebasan sementara di mana dia telah menjalani hukuman karena kasus narkoba. Dikatakan bahwa dia mungkin telah teradikalisasi saat berada di penjara.
Walikota Liège, Willy Demeyer mengkonfirmasi kematian kedua polisi wanita itu selama konferensi pers dan mengatakan bahwa “dukungan fisik dan psikologis” akan diberikan kepada keluarga korban.
Demeyer menambahkan bahwa semua bendera di bangunan kota itu harus dikibarkan setengah tiang, upacara belasungkawa akan ditempatkan di balai kota setempat dan layanan akan diadakan pukul 13.00 waktu setempat pada hari Rabu, 30 Mei 2018, untuk menghormati para korban.
# Penembakan Di Belgia Tewaskan 2 Polisi Wanita Dan 1 Warga Sipil (rsn-reinha)


