Pengacara Trump Sebut Kim Jong-un ‘Memohon’ Pertemuan Tetap Berlangsung

REINHA.com – Pengacara dari Presiden Amerika Serikat, Rudy Giuliani, mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, ‘memohon’ kepada Donald Trump agar pertemuan mereka tetap berlangsung, setelah sebelumnya Trump membatalkan pertemuan tersebut.
Berbicara di sebuah konferensi di Israel, Giuliani mengatakan bahwa sikap keras Trump telah memaksa Pyongyang untuk mengulurkan tangannya, memohon.
“Yah, Kim Jong-un kembali dengan tangan dan lututnya, dan memohon untuk itu. Persis seperti posisi yang ingin Anda tempatkan kepadanya” ucap Giuliani, menurut The Wall Street Journal.
Tuan Giuliani adalah pengacara untuk presiden yang menangani penyelidikan kolusi Rusia.
(Baca juga: Kim Jong-un Bersedia Hadiri Pertemuan Dengan Donald Trump)
Pada 10 Mei lalu, Trump menjadwalkan pertemuannya dengan Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni. Hingga pada 16 Mei Korea Utara mengancam akan membatalkan pertemuan setelah mendengar komentar dari Keamanan Nasional AS John Bolton tentang pembongkaran lokasi uji coba yang dilakukan Korut.
Pada 22 Mei, pada akhirnya Trump bersikeras bahwa kecuali AS mendapatkan ‘kondisi tertentu’, pertemuan antara Trump dengan Kim Jong-un tidak akan terjadi. Dan pada 24 Mei, Trump mendeklarasikan bahwa pertemuan 12 Juni dibatalkan, menyalahkan “kemarahan luar biasa dan permusuhan terbuka” yang dilakukan Korut.
Namun diluar dugaan, pada 1 Juni, Trump mengumumkan bahwa pertemuan mereka tetap akan dilanjutkan. Pengumuman terjadi setelah Trump berbicara dengan utusan senior Korea Utara, Jenderal Kim Yong-chol. Pembicaraan tersebut dianggap sebagai tanggapan damai dari Pyongyang.
# Pengacara Trump Sebut Kim Jong-un ‘Memohon’ Pertemuan Tetap Berlangsung (rsn-reinha)


