Fahri Hamzah: Reforma Agraria Jangan Hanya Menjadi Janji Politik

REINHA.com – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan salah satu dampak dari ketimpangan agraria adalah konflik agraria. Ratusan nyawa telah melayang akibat konflik agraria ini, Reforma agraria harus menjadi resolusi konflik dan pemulihan hak korban. Ketimpangan harus dihentikan. Keadilan lahirkan ketenangan.
Hal tersebut dikatakan Fahri Hamzah di akun Twitter miliknya bertepatan dengan Hari Tani Nasional 24 September 2018.
(Baca juga: Laga Persib Vs Persija Memakan Korban, Bambang Pamungkas Setuju Sepak Bola Ditiadakan)
Lebih lanjut lagi Fahri mengatakan presiden Jokowi kini memiliki sedikit waktu yang tersisa untuk merealisasikan janjinya. Fahri juga mengingatkan agar reforma agraria jangan hanya sekedar janji politik 5 tahunan, karena menurut Fahri itu bisa membuat petani mencari jalan politiknya sendiri.

“Reforma agraria Jangan sampai sekedar menjadi janji politik 5 tahunan, krn itu bisa membuat gerakan petani mencari jalan politiknya sendiri. Sekali lagi ketenangan hanya datang dari keadilan. Ketimpangan adalah bara api yg menyulut kemarahan.”

Menurut Fahri Hamzah, reforma agraria atas inisiatif rakyat itu berbahaya. Reclaiming (ambil paksa) bisa terjadi dimana-mana untuk mengatasi ketimpangan kepemilikan tanah, main hakim sendiri akan terjadi jika negara absen mengatasinya.
# Fahri Hamzah: Reforma Agraria Jangan Hanya Menjadi Janji Politik


