Tidak Ada Lagi Seruan Ekstremis Internasional Untuk Bergabung Dengan Perang Suriah

Tidak Ada Lagi Seruan Ekstremis Internasional Untuk Bergabung Dengan Perang Suriah

Keamanan Federal Rusia menahan anggota teroris @FSB/Sputnik

REINHA.com – Kelompok ekstremis internasional tidak lagi menyerukan kepada anggotanya untuk bergabung dengan perang di Suriah, namun mereka diminta untuk tetap berada ditempatnya, kata seorang anggota senior Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia.

Pernyataan itu diungkap oleh deputi pertama departemen informasi agensi, Andrey Kokourov, pada konferensi nasional Rusia yang didedikasikan untuk melawan propaganda teroris di kalangan generasi muda.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa ekstrimis yang tetap di Rusia bersiap melakukan serangan teror. Dia juga mengatakan bahwa layanan khusus baru-baru ini mencatat kecenderungan mereka melakukan “radikalisasi diri” di antara warga negara. Sebuah proses di mana orang-orang biasa mengembangkan minat dalam ideologi ekstremis tanpa pengaruh eksternal.

Bicara tentang pencapaian Rusia dalam mewan terorisme, pejabat itu mengatakan bahwa layanan khusus dan lembaga penegak hukum telah mengungkap dan melikuidasi lebih dari 50 tempat teroris di seluruh Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Dia juga mengatakan bahwa layanan khusus Rusia mencegah 61 kejahatan teroris pada 2017, termasuk 18 serangan teroris yang digagalkan pada tahap persiapan awal.

Pada akhir Agustus, sesaat sebelum liburan Idul Adha, sekelompok anak-anak dan remaja yang radikal melakukan beberapa serangan terhadap polisi di Republik Chechnya, termasuk bom bunuh diri. Empat dari penyerang tewas dan satu orang ditahan, menurut Komite Investigasi Rusia.

Kepala Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, menyebut serangan itu “konspirasi terhadap orang-orang Chechnya,” dan mengatakan bahwa mereka melakukan hal tersebut dengan mendengar perintah dari luar negeri.

# Tidak Ada Lagi Seruan Ekstremis Internasional Untuk Bergabung Dengan Perang Suriah

  • 5
    Shares