Hindari Dampak Negatif, Paus Yang Mati Di Wakatobi Dikuburkan

Hindari Dampak Negatif, Paus Yang Mati Di Wakatobi Dikuburkan

Hindari Dampak Negatif, Paus Yang Mati Di Wakatobi Dikuburkan 
@Kementerian LHK

REINHA.com – Paus Sperma (Physeter macrocephalus) yang ditemukan terdampar di Pulau Kapota, Wakatobi (18/11) dikuburkan pada hari Selasa (20/11). Paus ini ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dengan perut yang penuh sampah plastik.

Lokasi penguburan terletak di sekitar pantai Kolowawa, Desa Kapota Utara. Proses ini dilakukan saat air laut sedang pasang untuk memudahkan proses penarikan bangkai paus ke darat.

(Baca juga: Hindari Dampak Negatif, Paus Yang Mati Di Wakatobi Dikuburkan)

Penguburan bangkai paus di pesisir Desa Kapota Utara guna menghindari dampak negatif bagi lingkungan perairan maupun dampak negatif bagi masyarakat sekitar lokasi, selain itu penguburan paus dapat menyelamatkan rangka tulang secara utuh.

(Baca juga: BIN Sebut 50 Penceramah Terpapar Paham Radikal, Fadli Zon: BIN Ciptakan Destabilitas)

Adapun proses penimbunan diawali dengan persiapan lubang dengan kisaran ukuran panjang 10 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman 80 cm. Proses penimbunan bangkai paus untuk dijadikan spesimen ini berlangsung hingga pukul 15:00 WITA.

Spesimen paus sperma ini rencananya akan dijadikan bahan edukasi dan penelitian oleh kampus AKKP Wakatobi.

# Hindari Dampak Negatif, Paus Yang Mati Di Wakatobi Dikuburkan

  • 3
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.