Cuma Satu Televisi Yang Siarkan Acara Reuni 212, Fadli Zon: Ini Alarm Bagi Demokrasi

Cuma Satu Televisi Yang Siarkan Acara Reuni 212, Fadli Zon: Ini Alarm Bagi Demokrasi

Twitter @Fadli Zon

REINHA.com – Acara Reuni 212, Minggu 2 Desember 2018,  yang dimulai pada pagi hari dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB berjalan dengan aman dan tertib.

Peserta Reuni 212 tidak hanya dari Jabodetabek namun juga dari kota-kota lain seperti Solo dan Purwakarta.

Acara reuni 212 diisi dengan kegiatan doa bersama dan mendengarkan ceramah. Acara reuni ini tidak hanya dihadiri oleh tokoh agama, tetapi juga dihadiri oleh tokoh-tokoh belatar belakang partai politik.

Calon Presiden no urut dua, Prabowo Subianto turut hadir di acara reuni 212. Dalam pidato singkatnya Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan, dimana dirinya tidak boleh berbicara politik dalam acara Reuni 212.

(Baca juga: Pertemuan G20 Argentina Menentukan Arah Ekonomi Dan Tata Kelola Global)

Prabowo mengucapkan terimakasih karena telah diundang oleh panitia dan berpesan agar acara reuni 212 berjalan dengan damai dan tertib.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang turut hari dalam acara Reuni Akbar 212 mengatakan bahwa dirinya yakin Islam adalah elemen pemersatu bangsa, yang mengikat NKRI dan Pancasila serta menjamin toleransi beragama.

Meskipun ada upaya adu domba oleh penguasa, kehadiran 7-8 juta orang di Reuni 212 kemarin manifestari tekad untuk memenangkan kebenaran dan keadilan, kata Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya.

Fadli Zon juga mengomentari siaran langsung televisi di reuni akbar di Monas kemarin. Menurut sepengetahuan Fadli Zon hanya satu tevelisi yang menyiarkan kegiatan tersebut. Hal ini kata Fadli Zon merupakan alarm bagi demokrasi, dimana Pers dan Media tidak boleh dikuasai atau dimonopoli pihak tertentu.

“Setahu saya hanya @tvOneNews yang siarkan Reuni Akbar di Monas kemarin. TV lain tak jalankan fungsi jurnalistik dengan adil, mungkin terkooptasi kekuasaan. Ini alarm bagi demokrasi. Pers dan media tak boleh dikuasai satu pihak dan monopoli informasi. Mari kita catat bersama. Terima kasih TV One.” kata Fadli Zon.

# Cuma Satu Televisi Yang Siarkan Acara Reuni 212, Fadli Zon: Ini Alarm Bagi Demokrasi