Sekjen PBB: Dunia Sedang Dalam Masalah Perubahan Iklim

REIHA.com – Konferensi pengendalian perubahan iklim global, telah dimulai. Pertemuan tahunan Negara pihak UN Climate Change (UNFCC) ke-24 atau COP24, kali ini berlangsung di Katowice, Polandia, 2–14 Desember 2018.
“Hari ini, 3 tahun setelah Paris Agreement, semua negara hadir di Katowice membuktikan komitmennya dalam pengendalian perubahan iklim”, ucap Andrzej Duda, Presiden Polandia, pada acara pembukaan COP24, Senin pagi waktu setempat (03/12).
(Baca juga: Cuma Satu Televisi Yang Siarkan Acara Reuni 212, Fadli Zon: Ini Alarm Bagi Demokrasi)
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengingatkan bahwa dunia sedang dalam masalah perubahan iklim.
“Kita tidak punya banyak waktu untuk negosiasi yang panjang. Yang kita butuhkan adalah political will dan green leadership”, ujarnya.
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menegaskan bahwa, kedatangan rombongan Delegasi R.I (Delri) ini sangat penting bagi negara Indonesia, dalam mencapai target target penurunan emisi gas rumah kaca dan program adaptasi perubahan iklim sebagai produk dari Paris Agreement.
“Para delegasi ini bukan hanya siap untuk negosiasi, tetapi juga siap untuk soft diplomacy dan menyampaikan keunggulan Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim” kata Siti Nurbaya Bakar.
# Sekjen PBB: Dunia Sedang Dalam Masalah Perubahan Iklim


