
REINHA.com – Permadi Arya atau yang dikenal dengan nama Abu Janda menegaskan bahwa dirinya tidak menggugat Facebook karena penutupan akunnya, tapi yang digugat adalah Press Release resmi dari Facebook itu sendiri.
Dari Press Release Facebook tersebut menyebutkan halaman dari Permadi Arya terhubung dengan salah sindikat penyebar kebohongan atau hoaks Saracen.
(Baca juga: Pemblokiran Akun Facebook Abu Janda Jadi Petunjuk Bagi Polisi)
Hal tersebutlah yang membuat Permadi Arya atau Abu Janda kemudian menggugat Facebook.
Dalam keterangannya di dialog Kabar Petang tvOne (12/02/19), Permadi Arya memahami kalau penutupan akunnya tersebut berdasarkan aturan dari platform facebook yang namanya community standard dan itu tidak bisa digugat.
“Tapi ini, ada kasus ini, karena nama saya disebut dalam Press Releasenya, jadi saya luruskan dulu, yang digugat adalah Press Releasenya” kata Permadi Arya dalam dialog tersebut.
(Lihat video: Dialog Facebook Tutup Akun Saracen)
Permadi pun menjelaskan bahwa persoalan dirinya dikaitkan dengan Saracen bermula dari 20 September 2018, dimana akun Facebook miliknya dengan nama Permadi di hack.
Sebagai penjelasan lanjutan Permadi Arya mengatakan bahwa akun tersebut digunakan untuk membuat halaman (page) dengan nama Abu Janda dengan follower kurang lebih 500 ribu, namun tidak dijadikan sebagai admin dari halaman tersebut.
Namun mungkin karena ada rangkaian hubungan tersebut, Facebook kemudian menutup semua akun yang berhubungan atau pernah terhubung, dari sanalah nama akun Permadi Arya disebut.
# Soal Saracen, Permadi Arya: Yang Digugat Adalah Press Release Resmi Facebook


