Kenapa Diare Saat Nyeri Ulu Hati Menyerang? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Diare Saat Nyeri Ulu Hati Menyerang? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Diare Saat Nyeri Ulu Hati Menyerang? Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi @u-report

REINHA.com – Nyeri ulu hati merupakan salah satu penyebab dari gejala penyakit maag. Penyakit maag yang sering dikenal dengan nama gastritis, terjadi karena adanya peradangan pada lambung yang mengalami kontak dengan asam lambung, hal ini yang menimbulkan nyeri pada ulu hati.

(Baca juga: Tidak Miliki Kalori Dalam Kandungan Gula, Berikut Kegunaan Daun Stevia)

Asam lambung sendiri diproduksi di dalam lambung, tempat terjadinya proses pengolahan makanan. Asam lambung berfungsi membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama-sama dengan bahan makanan. Pada dinding lambung terdapat lendir yang disebut mukus yang berfungsi melindungi lambung. Namun, apabila jumlah lendir terlalu sedikit, atau sebaliknya asam lambung terlalu banyak, maka dapat terjadi luka pada dinding lambung. Jadi, ketika makanan masuk ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan asam lambung meningkat, otomatis akan berpengaruh pada kondisi pencernaan seseorang.

Penyakit maag juga dapat timbul karena kelebihan HCl. Produksi HCl ini dapat dipicu oleh makanan dan minuman, misalnya makanan pedas, alkohol, kopi, dan nikotin. Selain itu, juga dapat dipicu oleh stres. Asam lambung naik yang berlebihan ini dapat mengikis dinding lambung.

Meningkatnya asam lambung, yang menimbulkan nyeri pada ulu hati bisa memicu peningkatan gerakan peristaltik usus, sehingga merangsang usus untuk mengeluarkan kotoran dengan konsistensi cair. Adanya gangguan motilitas pada usus mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare. Meningkatnya motilitas dan cepatnya pengosongan pada intesinal merupakan akibat dari gangguan absorbsi dan ekskresi cairan dan elektrolit yang berlebihan.

Untuk mengatasi terjadi nyeri ulu hati hingga mengakibatkan diare, hal-hal yang bisa dilakukan antara lain :

  1. Makan dengan porsi kecil namun sering, jarak antar makan diusahakan kurang dari 3 jam.
  2. Pilihlah makanan yang ringan dan tidak berminyak.
  3. Hindari makanan dan minuman yang merangsang pencernaan seperti coklat, teh, kopi, minuman beralkohol, makanan pedas, makanan/minuman asam dan bersoda.
  4. Jangan merokok dan hindari paparan asap rokok.
  5. Bila berat badan berlebih, lakukanlah diet sehat untuk menurunkan berat badan.
  6. Bila diare, konsumsilah oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang terbuang.
  7. Konsumsi obat-obat yang dapat menghambat ataupun menghentikan pengeluaran asam lambung yang berlebih, seperti antasida, ranitidin atupun omeprazole.

# Kenapa Diare Saat Nyeri Ulu Hati Menyerang? Ini Cara Mengatasinya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.