Memahami Cairan Dalam Rongga Perut (Asites) Gejala Hingga Penanganannya

Memahami Cairan Dalam Rongga Perut (Asites) Gejala Hingga Penanganannya
Ilustrasi

REINHA.com – Asites adalah istilah untuk menggambarkan kondisi medis seseorang yang ditandai dengan terakumulasinya cairan di rongga perut secara abnormal. Asites sendiri bukanlah sebuah penyakit, melainkan sebuah kondisi sebagai akibat dari penyakit tertentu. Banyak penyakit yang mendasari asistes, seperti sirosis, kanker hati, gagal jantung, peradangan pankreas dan hepatitis B dan C.

(Baca juga: Mengenal Apa Itu Irritable Bowel Syndrome, Gejala Dan Penanganannya)

Jika sudah akut gejala paling kentara dari penyakit ini ditunjukkan dengan pembengkakan perut. Bahkan, jika sudah parah pusar dapat terdorong keluar. Hal ini diakibatkan begitu banyak cairan yang mengumpul dalam rongga perut. Cairan asites yang berwarna kuning dan bening (cairan serosa) ini memenuhi rongga perut yang berada tepat di bawah diafragma, di bawah rongga dada.

Gejala-gejala lain tergolong umum, seperti:
• Sesak napas
• Perut terasa kembung dan tidak nyaman
• Mual, muntah
• Penurunan nafsu makan
• Pembengkakan pada tungkai dan kaki

Seseorang yang menderita asites akan menjalani beberapa pemeriksaan, baik itu laboratorium yang terdiri dari pemeriksaan darah lengkap, fungsi hati dan ginjal, elektrolit, serta kadar albumin dalam darah. Pemeriksaan USG atau CT-scan perut juga dapat dilakukan untuk mendiagnosis asites.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani asites yang disesuaikan dengan penyakit yang mendasarinya, yaitu :

• Paracentesis terapeutik
Prosedur paracentesis dapat membantu meringankan gejala asites dengan mengeluarkan sejumlah besar cairan (sampai lima liter) dari perut penderita.
• Pembedahan
Pasien juga dapat menjalani prosedur pembedahan yang disebut Transjugular Intrahepatic Portosystemic Shunt (TIPS) yang bertujuan untuk menormalkan tekanan darah vena portal.
• Transplantasi hati
Jika pasien menderita kerusakan hati yang parah, maka transplantasi hati juga dapat dipertimbangkan.
• Perubahan pola makan
Pasien dengan asites yang disebabkan oleh sirosis atau masalah hati perlu melakukan beberapa perubahan dalam pola makanan mereka, seperti membatasi asupan sodium hingga kurang dari 2 gram per hari.
• Diuretik
Pasien perlu diuretik untuk membatasi jumlah garam. Kerja dari diuretik yaitu meningkatkan jumlah garam yang dikeluarkan dari ginjal untuk mengatasi penahanan garam dan air yang diasosiasikan dengan asites.

# Memahami Cairan Dalam Rongga Perut (Asites) Gejala Hingga Penanganannya

  • 27
    Shares