Bupati Flores Timur Ajak Anggota Pramuka Perangi Kejahatan Luar Biasa

Bupati Flores Timur Ajak Anggota Pramuka Perangi Kejahatan Luar Biasa
Bupati Flores Timur Anton Gege Hadjon Menjadi Inspektur Upacara di HUT Pramuka Ke-58 @reinha.com

REINHA.com – Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon (AGH) hadir dalam upacara peringatan HUT Gerakan Pramuka Kwarcab (Kwatir Cabang) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang Ke-58 di Desa Nuhalolon, Solor Barat, Rabu 14 Agustus 2019.

Diperingatan HUT ke-58, Pramuka mengusung tema “Bersama Segenap Komponen Bangsa, Gerakan Pramuka Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI”.

(Baca juga: Empat Kontribusi Kebijakan Fiskal Kemenkeu Untuk Transformasi Ekonomi Indonesia)

Dalam sambutannya AGH mengatakan bahwa tema tersebut hadir di tengah-tengah keprihatinan banyaknya permasalahan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan negara dan bangsa Indonesia.

Ada tiga persoalan yang menjadi tantangan terbesar bagi Indonesia saat ini, yang pertama merebaknya KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), terpaparnya radikalisme dan terorisme, serta maraknya penyalahgunaan narkoba.

Oleh karena itu AGH mengajak segenap pengurus Kwartir, para pelatih dan pembina serta semua anggota pramuka senantiasa menjadi menjadi pioner dalam menanamkan nilai-nilai anti kejahatan luar biasa.

(Video: Sambutan Bupati Flores Timur Di HUT Pramuka Ke-58)

Salah satu alasan diadakan kerjasama Kwartir Nasional dan Komisi Pemberantasan Korupsi yang ditandatangani tanggal 27 Juli 2019, diantaranya untuk merumuskan syarat-syarat kecakapan khusus bagi anggota pramuka siaga, penggalang, penegak, pendega yang mempunyai kemampuan kognitif serta afektif dan ketrampilan anti korupsi. Hal ini merupakan perkembangan penting yang harus diikuti.

“Pramuka itu mencetak manusia-manusia berketuhanan. Pramuka itu mencetak manusia-manusia berkeadilan, berperikemanusiaan. Pramuka itu mencetak manusia-manusia yang tahu menjaga kesatuan bangsa yang tidak terprovokasi pada otaknya masing-masing. Pramuka itu mencetak manusia-manusia yang tahu berdemokrasi. Manusia Indonesia yang diharapkan atau pramuka yang diharapkan itu tergambar dalam Dasa Darma Pramuka. Di pramuka juga kita harus menyiapkan proses pengkaderan. Dengan Dasadarma Pramuka, jiwa-jiwa kepemimpinan itu ada disana. Pramuka juga mengajarkan menghargai pemimpinnya. Belajarlah dari hal-hal kecil karena itu akan membuat kita menjadi seorang pemimpin” kata AGH.

(Video: Sambutan Bupati Flores Timur Di HUT Pramuka Ke-58)

Terkait dengan wujud dan bentuk keikutsertaan pramuka dalam memerangi radikalisme dan terorisme, saat ini Kwartir Nasional secara terus menerus menjalin komunikasi dan menjajaki kerjasama dengan berbagai instansi terkait penanganan masalah tersebut.

Selain daripada itu Kwartir Nasional juga menyambut baik inisiasi beberapa Kwartir Daerah membentuk satuan karya pramuka anti narkoba atau menjadikan kemampuan mendeteksi dini dan menanggulangi bahaya narkoba sebagai salah satu kridasaka yang ada.

Anggota pramuka itu merupakan pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Sehingga siap sedia membangun keutuhan NKRI. Adalah merupakan nilai-nilai luruh sehingga dapat membentengi generasi muda khususnya dari kecenderungan melakukan atau turut terlibat dalam kejahatan-kejahatan tersebut.

# Bupati Flores Timur Ajak Anggota Pramuka Perangi Kejahatan

  • 25
    Shares