Anton Hadjon: Flores Timur Dapat Bantuan Alat Cuci Darah, PCR Dan CT-Scan

Anton Hadjon: Flores Timur Dapat Bantuan Alat Cuci Darah, PCR Dan CT-Scan

Bupati Flores Timur Anton Hadjon melakukan peninjauan ke RSUD Larantuka

REINHA.com – Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon melakukan peninjauan ruangan di RSUD Larantuka, termasuk melihat peralatan kesehatan bantuan dari Kementerian Kesehatan bersumber dari dana BA-BUN Ditjen Pelayanan pada hari Senin, 22 Februari 2021.

Anton menjelaskan, terkait dengan bantuan dari Kementrian, berawal dari surat Dirjen Pelayanan Kesehatan tanggal 6 Oktober 2020 tentang Penyampaian Informasi Proses Penyaluran Bantuan Pemerintah, sebagai respon atas beberapa surat yang sudah dikirimkan oleh pemerintah Kabupaten Flores Timur.

(Baca juga: PN Larantuka Bagi Masker Dan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi)

Surat dari dirjen tersebut ditujukan kepada 182 rumah sakit.

Untuk melancarkan urusan tersebut, Anton mengatakan bahwa dirinya juga meminta dukungan ke beberapa pihak termasuk meminta dukungan kepada Melki Lakalena (Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, wakil ketua komisi IX DPR RI ), serta Kepala Perencanaan Kementrian Kesehatan.

Bantuan peralatan kesehatan tersebut diantaranya adalah Automatic PCR (TeSt Swab), CT-Scan, dan Hemodialysis System (Alat Cuci Darah).

(Baca juga: Vaksinasi Kelompok Usia Diatas 60 Tahun Segera Dimulai)

Kehadiran peralatan tersebut kata Anton akan sangat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Anton Hadjon pun mengucapkan terimakasih kepada semua orang yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Dalam kunjungannya tersebut Anton juga melakukan Test Swab dengan hasil negatif, test tersebut sebagai persyaratan menghadiri kunjungan Presiden Joko Widodo di Maumere hari ini Selasa 22 Februari 2021.

# Anton Hadjon: Flores Timur Dapat Bantuan Alat Cuci Darah, PCR Dan CT-Scan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.