Dua Kali Mati Suri, Pria Ini Mengaku Hanya Melihat Kegelapan

Dua Kali Mati Suri, Pria Ini Mengaku Hanya Melihat Kegelapan

Dua Kali Mati Suri, Pria Ini Mengaku Hanya Melihat Kegelapan

REINHA.com – Sasha Eliasson, 22 tahun, secara klinis telah dinyatakan meninggal dunia sebanyak dua kali dalam setahun terakhir. Namun pria asal Swedia yang mengaku sebagai atheis itu mengatakan bahwa ia tidak mengalami kejadian seperti yang selama ini dialami oleh orang-orang yang pernah mati suri, ia hanya melihat kegelapan.

Eliasson mengalami mati suri pertamanya pada bulan Juni 2014, saat itu ia mengalami kecelakaan sepeda motor. Mati suri kedua yang ia alami terjadi sebulan kemudian, ketika ia overdosis obat penghilang rasa sakit setelah operasi akibat luka parah yang ia dapatkan saat kecelakaan tersebut. Masing-masing kematiannya hanya selama beberapa menit.

Dua Kali Mati Suri, Pria Ini Mengaku Hanya Melihat Kegelapan

Dalam wawancara dengan sebuah media online baru-baru ini, Eliasson menjelaskan bagaimana rasanya mati suri. Ia hanya melihat kekosongan yang gelap tanpa pikiran kesadaran, sangat singkat, seperti mimpi saat tidur di siang hari. Ia tidak menyadari jika ia mengalami mati suri, hingga ia sadar dan dokter memberitahunya.

Seperti dilansir Dailymail, 27 Februari 2015, setelah pengalaman tersebut Eliasson tidak berpikir untuk berhenti menjadi seorang atheis. Namun ia mengaku memiliki tujuan hidup yang baru, yaitu menghabiskan hidupnya untuk bersenang-senang dan membuat hidup orang lain lebih baik.

Eliasson juga mengungkapkan bahwa mati suri sebanyak dua kali membuat ia lebih mudah untuk menghadapi kematian dan menerima akhir kehidupan yang pasti akan datang.

“Yang harus Anda lakukan adalah menerima kematian itu apa adanya, kematian sebagai bagian dari kehidupan, maka Anda akan mengerti bahwa itu tidak perlu ditakuti. Setelah kau mati, itu saja, berakhir sudah” ucap Eliasson.

Dalam wawancara tersebut, Eliasson juga ditanya pendapatnya tentang kisah orang-orang yang pernah mati suri dan mengaku mengalami berbagai kejadian yang di luar akal sehat seperti bertemu Malaikat atau bertemu Tuhan di surga. Dan Eliasson menganggap orang-orang tersebut mati suri dalam keadaan pikiran yang masih aktif, sehingga mereka mengalami halusinasi semacam mimpi saat tidur. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.