Rusia Yakin Ada Bom Di Dalam Pesawat A-321

Rusia Yakin Ada Bom Di Dalam Pesawat A-321

Rusia Yakin Ada Bom Di Dalam Pesawat A-321

REINHA.com – Setelah sebelumnya bersikeras bahwa kecelakaan maut yang menimpa pesawat Rusia Airbus A-321 disebabkan oleh kesalahan teknis, kini pejabat Rusia mengungkapkan kekeliruan mereka. Setelah penyelidikan lebih lanjut, mereka yakin bahwa ada bom yang meledak di dalam pesawat penumpang tersebut.

Pesawat milik maskapai Kogalymavia dengan nomor penerbangan KGL9268 jatuh pada hari Sabtu, 31 Oktober 2015 lalu, tak lama setelah meninggalkan resor Sharm el-Sheikh menuju bandara Pulkovo, St Petersburg, Rusia. Sebanyak 224 penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan tragis tersebut. (Baca juga: Pesawat Rusia Jatuh, 224 Orang Tewas)

Pejabat Inggris dan Amerika Serikat sebelumnya mengatakan bahwa kemungkinan besar pesawat itu jatuh akibat ledakan bom di dalam pesawat. Namun pejabat Rusia menolak untuk mempercayai klaim tersebut, dan terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Seperti dilansir Sky News, 9 November 2015, pejabat Rusia yang dipantau oleh intelijen AS kini sepenuhnya yakin bahwa penilaian Inggris dan AS benar. Akhir pekan kemarin, peneliti mengatakan bahwa mereka ‘90% yakin’ bahwa suara terakhir yang terdengar dari kotak hitam pesawat menunjukkan adanya ledakan bom.

Jatuhnya pesawat yang disebabkan oleh adanya bom di dalam pesawat, menambah kekhawatiran banyak pihak akan rendahnya keamanan di Bandara Internasional Sharm el Sheikh, Mesir.

British Airways, yang sejak terjadinya kecelakaan telah menghentikan penerbangan ke bandara ini, mengatakan bahwa mereka akan menunda untuk tidak akan mengoperasikan penerbangan hingga 23 November mendatang. Mereka juga telah memulangkan total sebanyak 7.500 wisatawan yang berada di Mesir, kembali ke Inggris. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.