Gila, Militan ISIS Eksekusi Ibunya Sendiri
REINHA.com – Aktivis kemanusiaan di Suriah telah mengungkapkan kabar memuakkan bahwa ada seorang militan ISIS yang tega mengeksekusi ibu kandungnya sendiri. Kejadian tersebut terjadi di Raqqa setelah ibu ini membujuk anaknya untuk meninggalkan kelompok teroris tersebut dan melarikan diri bersamanya.
Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris telah menyebarluaskan kabar dari salah satu aktivis mereka di Raqqa, Suriah. Aktivis tersebut mengatakan bahwa seorang militan bernama Ali Saqr al-Qasem, 20 tahun, melaporkan ibunya, Leena al-Qasem, 35 tahun, ke petinggi ISIS.
Leena merasa khawatir akan keselamatan anaknya jika ia terus menjadi bagian dari kelompok ekstrim tersebut. Ia kemudian mencoba untuk membujuk putranya agar meninggalkan ISIS dan kabur bersamanya.
Seperti dilansir Dailymail, 8 Januari 2016, setelah melaporkan Leena ke petinggi ISIS, Leena dinyatakan bersalah karena telah murtad oleh pengadilan Islam setempat dan dibawa untuk eksekusi. Yang mengejutkan, Leena dieksekusi dengan cara ditembak oleh Ali, anaknya sendiri. Tindakan memuakkan disaksikan oleh kerumunan besar di depan gedung pos di dalam kubu ISIS di Suriah.
Tidak diketahui dengan jelas mengapa Ali akhirnya dipilih untuk mengeksekusi ibunya sendiri. Namun diduga ia diminta melakukan tindakan keji terhadap ibunya sendiri untuk membuktikan kesetiaannya terhadap ISIS. (rsn-reinha)



