Adele Peringatkan Trump Untuk Tidak Gunakan Lagunya Saat Kampanye

Adele Peringatkan Trump Untuk Tidak Gunakan Lagunya Saat Kampanye

Adele Peringatkan Trump Untuk Tidak Gunakan Lagunya Saat Kampanye

REINHA.com – Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, memutarkan lagu-lagu Adele dalam kampanye politik untuk mencari dukungan masyarakat AS. Hal ini membuat fans dari penyanyi asal Inggris itu marah. Untuk mengatasi hal itu tim manajemen Adele akan memastikan bahwa Trump tidak akan lagi menggunakan lagu Adele dalam kampanye.

Lagu Adele yang berjudul ‘Rolling in the deep’ diputarkan setelah Sarah Palin, politisi yang mendukung Trump, memberikan pidato yang menggebu-gebu dalam kampanye Trump di Oklahoma. Trump juga memutarkan lagu ‘Skyfall’ di sebuah acara di Ohio.

Hal ini memicu kemarahan dari para fans Adele. Mereka mendesak Adele untuk mengeluarkan larangan bagi Trump ataupun Palin menggunakan lagunya dalam kampanye. Karena itu memberikan kesan bahwa Adele mendukung Trump.

“Adele tidak mengijinkan musiknya digunakan dalam kampanye politik” ucap juru bicara Adele, seperti dilansir Huffingtonpost, 2 Februari 2016.

Kini tim manajemen Adele sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk memastikan bahwa Trump tidak akan menggunakan lagu-lagu Adele dalam kampanye politiknya.

Adele bukan satu-satunya musisi yang menolak lagunya digunakan dalam kampanye politik Trump. Pengacara dari grup musik Aerosmith telah mengirimkan surat peringatan kepada Trump untuk tidak memutarkan lagu Aerosmith dalam kampanyenya. Ini terjadi setelah Trump memutarkan lagu “Dream On” dalam salah satu kampanyenya. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.