
129 Orang Tewas Akibat Cuaca Ekstrim Di China
REINHA.com – Sedikitnya 129 orang dilaporkan tewas akibat cuaca ekstrim yang kini melanda sejumlah provinsi di China. Jumlah tersebut kemungkinan akan terus meningkat, mengingat hujan lebat yang menyebabkan banjir besar dan longsor masih terus terjadi.
Cuaca ekstrim dilaporkan media setempat melanda provinsi Hebei di China Utara. Sebanyak 52.000 rumah roboh di wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 73 juta jiwa itu. Di Hebei setidaknya 114 orang tewas dan lebih dari 11 orang belum ditemukan.
Cuaca ekstrim juga melanda provinsi Henan di China Tengah, yang berpenduduk sebanyak 94 juta jiwa. Di wilayah ini setidaknya 15 orang telah dilaporkan tewas dan 8 orang hilang. Angin kencang memaksa 72.000 warga meninggalkan rumah mereka. Angin merusak setidaknya 18.000 rumah di provinsi ini.
Seperti dilansir RT News, 23 Juli 2016, pemerintah setempat mengatakan bahwa setidaknya 8,6 juta penduduk China terkena dampak buruk dari bencana alam ini.
China seringkali diterjang oleh cuaca ekstrim yang mematikan. Banyak korban tewas akibat banjir, kekeringan, gempa bumi, hujan batu es dan angin topan.
Awal Juni lalu, puluhan orang tewas di provinsi Jiangsu, China Timur, setelah wilayah itu dilanda serangkaian cuaca ekstrim, termasuk petir, badai hujan, hujan batu es dan angin puting beliung. (rsn-reinha)


