
Donald Trump Sebut Hillary Clinton ‘Pendiri ISIS’
REINHA.com – Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, menyebut pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, sebagai ‘Pendiri ISIS’. Trump melontarkan hinaan itu saat berpidato dalam kampanye pemilu di Daytona Beach, Florida, pada hari Rabu, 3 Agustus 2016.
Trump mengatakan kepada ribuan pendukungnya bahwa Clinton harus mendapatkan penghargaan dari Islam karena telah mendirikan Negara Islam (IS/ISIS). Kalimat Trump disambut dengan sorak sorai dari para pendukung Trump yang meneriakkan kata-kata “Lock her up!”
“Lihatlah Orlando. Lihatlah San Bernardino. Lihatlah di World Trade Center. Lihatlah apa yang terjadi, dan kemudian terjadi di seluruh dunia, dan kami membiarkan ISIS mengambil posisi ini. itulah Hillary Clinton… dia harus mendapatkan penghargaan dari mereka sebagai pendiri ISIS. Itulah kelemahannya, kebijakan yang lemah” ucap Trump, seperti dilansir RT News, 4 Agustus 2016.
ISIS didirikan oleh ulama Sunni, Abu Bakr al-Baghdadi, dimulai sebagai sebuah kelompok militan Islamis garis keras pada kekacauan perang sipil di Suriah, yang dimulai pada tahun 2011. Pada saat itu, tahun 2009-2013, Clinton menjabat sebagai sekretaris negara selama semester pertama Presiden Barack Obama dan bertanggung jawab untuk departemen yang menerbitkan kebijakan luar negeri AS.
Ini bukan pertama kalinya Trump menghina Clinton dengan julukan dan gelar yang tidak pantas. Bahkan, sebagian kampanyenya dibangun di atas hinaan terhadap Clinton. Misalnya, sudah berbulan-bulan Trump mengejek Clinton dengan julukan “Crooked Hillary” (Hillary bengkok). Bahkan Trump pernah mengatakan bahwa Clinton membuat kesepakatan dengan Iblis. (rsn-reinha)


