Atlet Bulu Tangkis Denmark Ini Fasih Berbahasa Mandarin

Atlet Bulu Tangkis Denmark Ini Fasih Berbahasa Mandarin

Atlet Bulu Tangkis Denmark Ini Fasih Berbahasa Mandarin

REINHA.com – Viktor Axelson, atlet bulu tangkis muda asal Denmark membuat dunia tertegun dengan mengalahkan Lin Dan, atlet bulu tangkis asal China, juara Olimpiade dua kali berturut-turut. Namun bukan hanya mengagumkan dalam pertandingan bulu tangkis, pria 22 tahun ini juga fasih berbahasa Mandarin.

Viktor gagal melawan Chen Long di babak semi final, tapi ia kemudian berhasil memenangkan perunggu setelah mengalahkan Lin Dan. Di usianya yang tergolong sangat muda, Viktor sudah meraih predikat pemain terbaik. Saat ini Viktor juga tercatat sebagai pemain terbaik dunia peringkat ke 4 oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia.

Seperti dilansir Shanghaiist, 23 Agustus 2016, usai pertandingannya dengan Chen Long, Viktor diwawancarai oleh media China CCTV. Ia berbicara menggunakan bahasa Mandarin untuk mengungkapkan kekecewaan terhadap dirinya sendiri. Ia mengaku salah perhitungan selama pertandingan.

Pewawancara dari CCTV juga meminta Viktor untuk berbicara dengan fans China yang menonton. Viktor tersenyum dan mengucapkan terima kasih untuk semua dukungan mereka.

Viktor mulai belajar bahasa Mandarin pada tahun 2014. Ia berharap hal itu akan membantunya mendapatkan sponsor di masa depan dan juga membuka peluang pembinaan setelah pensiun. Viktor mengatakan bahwa bulu tangkis adalah olahraga yang populer di China.

“China juga merupakan negara yang penuh peluang dan itulah alasan lain saya mempelajari bahasa Mandarin” ucap Viktor.

Untuk mempelajari bahasa Mandarin, Viktor mengambil les di Kopenhagen dan bekerja sama dengan sebuah sekolah di Beijing yang memberikan pengajaran secara online melalui Skype. Selain itu, Viktor juga mengasah kemampuan bahasa Mandarinnya dengan berinteraksi dengan fans di Weibo, dan berkomunikasi dengan pemain atau pewawancara China di kompetisi. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.