
Gerhana Matahari Langka Cincin Api Terlihat Di Afrika
REINHA.com – Gerhana matahari langka terlihat di sejumlah lokasi di Afrika pada hari Kamis, 1 September 2016. Fenomena bulan melintas di antara bumi dan matahari kali ini menyuguhkan pemandangan spektakuler kepada para penikmat gerhana.
Bentuk gerhana seperti “cincin api” terlihat di sebagian besar Afrika Timur dan Selatan. Sudut pandang terbaik menikmati gerhana ini adalah di Tanzania dan Pulau Reunion. Gerhana terpanjang terlihat di Tanzania, memuncak pada pukul 12:06 waktu setempat dan jatuh pada hari yang cerah dalam kegelapan parsial.
Menyebar di radius 60 mil (100 km), yang berada di luar gerhana penuh dapat menikmati gerhana parsial dengan pemandangan yang masih mengesankan.
Juga dikenal sebagai gerhana annular, gerhana cincin api merupakan salah satu gerhana matahari yang langka. Gerhana cincin api ini baru satu kali terjadi selama tiga dekade terakhir.
Seperti dilansir RT News, 1 September 2016, tidak seperti gerhana total, bulan lebih kecil dari matahari ketika melewati bumi dan matahari, menghasilkan efek cincin.
Meskipun gerhana cincin api dikatakan cukup aman untuk melihat langsung ke arah gerhana dengan mata telanjang. Mereka yang menyaksikan gerhana tersebut dihimbau untuk tetap melihat melalui filter, lubang jarum, atau media lainnya. (rsn-reinha)


