
Penelitian: Rokok Tinggalkan Jejak Kaki Abadi Pada DNA
REINHA.com – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Amerika telah menemukan bahwa rokok sangat dapat merusak DNA. Mengubah ribuan gen sehingga berkontribusi terhadap sejumlah penyakit mematikan. Rokok bahkan dapat meninggalkan jejak kaki abadi pada DNA, meski seseorang telah berhenti merokok selama puluhan tahun.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Heart Association dengan judul ‘Circulation: Cardiovascular Genetics’, mengungkapkan bahwa kandungan rokok meninggalkan jejak kaki abadi pada gen selama 30 tahun atau bahkan lebih.
“Penelitian kami telah menemukan bukti yang meyakinkan bahwa merokok memiliki dampak jangka panjang pada mesin molekuler kami, dampak yang dapat bertahan lebih dari 30 tahun,” ucap penulis studi Roby Joehanes dari Hebrew SeniorLife dan Harvard Medical School dalam sebuah pernyataan.
Jejak kaki dibuat dalam proses yang disebut metilasi, sebuah perubahan DNA yang dapat menginaktivasi gen atau mengubah fungsinya. Untuk memahami berapa lama jejak tersebut menghilang, Joehanes dan rekan-rekannya meneliti sampel darah dari 16.000 orang yang telah diawasi peneliti sejak tahun 1971.
Mereka yang telah berhenti merokok dan tetap bebas asap rokok selama lima tahun terlihat sebagian besar jejak menghilang. Namun, beberapa situs metilasi DNA tetap terlihat jejak kaki bahkan setelah 30 tahun berhenti merokok.
Jejak kaki abadi dapat menyebabkan risiko jangka panjang dari penyakit yang disebabkan merokok, termasuk kanker, penyakit paru-paru obstruktif kronik dan stroke. (rt/rsn-reinha)


