
Hawking: Manusia Punya Waktu 100 Tahun Untuk Temukan Bumi Baru
REINHA.com – Fisikawan terkenal, Stephen Hawking, sekali lagi telah meminta umat manusia untuk menggandakan upayanya untuk menemukan bumi baru yang dapat dihuni. Hawking mengatakan bahwa umat manusia tidak memiliki banyak waktu hingga bumi ini tidak lagi dapat dihuni.
Berbicara kepada The Royal Society, London, menjelang festival Starmus IV yang akan diadakan pada bulan Juni, di Trondheim, Norwegia, Hawking mengulangi keinginannya untuk umat manusia agar bersatu dengan tujuan tunggal menjadi spesies multi-planet.
Hawking mengatakan bahwa manusia hanya memiliki 100 tahun, bukan 1.000 tahun, untuk menemukan planet baru untuk ditinggali.
“Saya sangat yakin kita harus mulai mencari planet alternatif untuk tempat tinggal yang mungkin. Kami telah kehabisan ruang di Bumi dan kita perlu menerobos keterbatasan teknologi yang menghalangi kita untuk tinggal di tempat lain di alam semesta” ucap Hawking.
Hawking telah secara signifikan merevisi ulang perkiraan 1.000 tahun yang dia berikan pada bulan November tahun lalu, karena dia sekarang percaya bahwa manusia hanya punya waktu 100 tahun untuk mengembangkan teknologi penjalajahan planet.
Menurut pendapat rekan-rekannya, pendorong utama di balik perkiraan yang direvisi secara dramatis adalah perubahan iklim di Bumi.
“Saya pikir apa yang terjadi adalah menjelaskan bagaimana data perubahan iklim telah dikumpulkan dan bagaimana proses ilmiah bekerja dan bagaimana data diuji berulang-ulang. Dan saya pikir ini adalah pekerjaan pendidikan” ucap Neuroscientist, Laureate Edvard Moser, yang juga akan hadir di acara Starmus IV.
“Saya tidak berpikir ada satu kalimat pun yang dapat saya katakan yang akan mengubah pikiran seseorang dalam semalam, tapi saya pikir ini adalah hal yang jangka panjang,” Moser menambahkan.
Hawking menjadi semakin waspada terhadap peran potensial yang dapat dimainkan Artificial Intelligent (AI) dalam perkembangan manusia dan akhirnya kolonisasi planet lain.
“Saya takut akan konsekuensi menciptakan sesuatu yang bisa menandingi atau melampaui manusia. AI akan lepas landas dengan sendirinya dan merancang ulang dirinya dengan kecepatan yang terus meningkat. Manusia yang dibatasi oleh evolusi biologis yang lambat, tidak dapat bersaing dan akan digantikan” ucap Hawking sebelumnya. (rt/rsn-reinha)


