NASA: Gelombang Raksasa Tak Terlihat Sebabkan Es Greenland Mencair

NASA: Gelombang Raksasa Tak Terlihat Sebabkan Es Greenland Mencair

REINHA.com – Greenland telah kehilangan banyak massa es dalam beberapa tahun terakhir. Es di negara tersebut meleleh pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya. Menurut penelitian terbaru dari NASA, es meleleh disebabkan adanya gelombang raksasa yang tidak terlihat.

Ilmuwan dari Laboratorium Propulsi Jet NASA (JPL) dan Jaringan GPS Greenland (GNET) telah menemukan bahwa es dalam jumlah yang sangat besar meleleh di Gletser Rink, di pantai barat Greenland, diakibatkan gelombang raksasa yang berlangsung hingga sepertiga tahun.

Tim NASA menggunakan observasi pelacakan GNET untuk memeriksa gletser yang mencair selama musim panas terpanas di tahun 2012 dan 2010. Es mencair melalui interior gletser dalam gelombang besar selama empat bulan, dengan es dari tempat yang lebih tinggi berulang kali bergeser ke bawah menganti es yang mencair. Semua itu tetap tidak terlihat penyebabnya sampai sekarang.

“Anda benar-benar bisa berdiri di sana dan Anda tidak akan melihat indikasi gelombang. Anda tidak akan melihat retakan atau fitur permukaan unik lainnya yang biasanya terjadi saat es mencair.” ucap ilmuwan JPL, Eric Larour.

Gletser Rink biasanya mengalir dengan kecepatan satu atau dua mil dalam setahun. Namun, selama periode antara Juni dan September 2012, gelombang tersebut bergerak melalui blok es raksasa dengan kecepatan sekitar 2,5 mil (4 km) per bulan selama tiga bulan pertama, meningkat menjadi 7,5 mil (12 km) selama bulan September.

Pola gelombang yang sama terdeteksi pada data GPS untuk tahun 2010 – musim panas terpanas kedua yang tercatat di Greenland.

“Kami tahu pasti mekanisme pemicunya adalah pencairan salju dan es di permukaan, tapi kami tidak sepenuhnya memahami rangkaian proses yang rumit yang menghasilkan gelombang soliter,” kata ilmuwan JPL, Surendra Adhikari, yang memimpin penelitian tersebut.

Satu teori adalah bahwa serangkaian proses dikombinasikan untuk membuat massa bergerak cepat. Misalnya, volume air yang besar ‘mengoles’ dasar gletser, membiarkan es bergeser lebih cepat.

Pada awal tahun 2000an Greenland kehilangan rata-rata 11 miliar ton (gigaton) es per tahun. Namun, selama musim panas 2012, di mana lebih dari 95 persen permukaan salju dan es mencair, ia kehilangan 6,7 gigaton es lebih banyak dari sebelumnya. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.