
Misteri Sinar Kosmik Akhirnya Terpecahkan
REINHA.com – Ilmuwan yang mempelajari asal usul sinar kosmik yang membombardir bumi dari langit mengalami kebingungan selama setengah abad. Namun kini mereka akhirnya mendapatkan jawaban dari kebingungan tersebut, bahwa sinar kosmik yang misterius itu berasal dari luar bima sakti.
Sinar energi tinggi yang misterius adalah radiasi yang terdiri dari proton dan inti atom seperti hidrogen dan zat besi. Ini merupakan sinar yang cukup langka untuk mencapai Bumi, bahkan melakukan perjalanan di bawah kecepatan cahaya.
Begitu langkanya, hanya sekitar satu per kilometer persegi per tahun yang menembus planet kita, dan oleh karena itu, sebuah observatorium raksasa dibutuhkan untuk mendeteksi mereka.
Maka dibangunlah Observatorium Pierre Auger di Argentina dengan luas 3.000 km persegi dan menampung 1.600 detektor yang mampu melihat sinar kosmik saat menabrak atmosfer. Selama 12 tahun, kolaborasi lebih dari 400 ilmuwan dari 18 negara bekerja di observatorium tersebut.
Mereka mendeteksi lebih dari 30.000 sinar, dan setelah mempelajari data-data, mereka melihat ada sesuatu yang aneh. Temuan mereka, yang diterbitkan pada hari Jumat, 22 September, di jurnal Science, menunjukkan asal mula sinar yang secara harfiah berasal dari suatu tempat di galaksi yang jauh, jauh sekali.
Tim tersebut mengatakan bahwa mereka mengamati pola yang tidak merata dari arah sinar yang datang ke Bumi, dengan kelebihan yang datang dari arah di mana kepadatan galaksi selain Bima Sakti relatif tinggi.
“Ini jelas menunjukkan asal partikel di luar Bima Sakti dan merupakan hasil yang sangat menarik. Hasil kerja keras bertahun-tahun dengan detektor raksasa” kata peneliti utama Profesor Bruce Dawson.
Walaupun telah diketahui bahwa sinar kosmik tersebut berasal dari luar galaksi, dimana tepatnya sinar tersebut berasal masih menjadi misteri. Sama halnya dengan misteri tentang bagaimana sinar tersebut terbentuk.
“Sumber partikel ini mungkin merupakan lingkungan kosmik yang ekstrim yang terkait dengan lubang hitam supermasif di pusat galaksi, atau mungkin dalam guncangan besar dalam galaksi yang bertabrakan” kata peneliti Dr. José Bellido.
Rekannya, Prof Karl-Heinz Kampert, berpikir mereka mungkin mendekati beberapa jawaban.
“Kami sekarang jauh lebih dekat untuk memecahkan misteri di mana dan bagaimana partikel luar biasa ini dibuat, pertanyaan yang sangat menarik bagi astrofisikawan,” kata Prof Karl-Heinz Kampert.
Memahami bagaimana sinar kosmik terbentuk bisa memiliki implikasi luas, dan mereka benar-benar luas. Memecahkan teka-teki dapat membantu ilmuwan lebih jauh memahami komposisi galaksi dan bahkan mengetahui bagaimana nukleus (inti sel) terbentuk. (rt/rsn-reinha)


