ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Penembakan Di Las Vegas

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Penembakan Di Las Vegas

REINHA.com – Pelaku penembakan di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, diyakini tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris manapun. Namun kelompok teroris Negara Islam atau ISIS mengklaim bertanggung jawab dalam serangan mematikan tersebut.

Pelaku tunggal penembakan diidentifikasi sebagai pria kulit putih asal Mesquite, Nevada, berusia 64 tahun. FBI menyatakan bahwa pelaku penembakan, Stephen Paddock, tidak memiliki keterkaitan maupun koneksi dengan kelompok teroris manapun.

(Baca juga: Pemilik Toko Senjata Sebut Pelaku Penembakan Las Vegas Terlihat Normal)

Namun pernyataan FBI dibantah dengan munculnya klaim dari ISIS melalui pemberitaan di situs yang berafiliasi dengan ISIS, yang menyatakan bahwa serangan paling mematikan dalam sejarah AS merupakan tanggung jawab mereka.

“Serangan di Las Vegas dilakukan oleh seorang tentara Negara Islam. Dan dia melaksanakannya sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan koalisi negara-negara sasaran. Penyerang Las Vegas sudah masuk Islam beberapa bulan yang lalu” seperti dikutip dari situs afiliasi ISIS, Amaq.

Kelompok teroris tersebut tidak menyebutkan nama penyerang tersebut namun mengklaim bahwa dia “melaksanakan operasi tersebut sebagai tanggapan atas seruan ke negara-negara sasaran koalisi.” Namun, tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung klaim teroris tersebut.

Badan keamanan AS telah meninjau klaim ISIS namun belum melakukan verifikasi lebih lanjut. Dua pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara penembak dan kelompok militan manapun. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.