
Pemilik Toko Senjata Sebut Pelaku Penembakan Las Vegas Terlihat Normal
REINHA.com – Pelaku penembakan brutal di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada hari Minggu, 1 Oktober 2017, diyakini tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris manapun. Bahkan menurut pemilik toko senjata tempat pelaku membeli senapan, pelaku terlihat seperti orang yang normal.
Stephen Paddock kabarnya seringkali membeli senjata api di toko-toko senjata di Las Vegas, Mesquite dan St George, Utah. Beberapa pemilik toko senjata yang dikunjungi wartawan mengatakan bahwa pria tersebut terlihat normal dan tidak mencurigakan.
(Baca juga: Pelaku Penembakan Las Vegas Gunakan 16 Senapan)
Christopher Sullivan yang mengelola toko senjata Guns & Guitars di Las Vegas mengatakan bahwa Paddock tidak menunjukkan tanda-tanda sebagai orang yang tidak layak untuk membeli senjata.
Chris Michel yang memiliki toko senjata Dixie GunWorx di St George, Utah, mengatakan bahwa Paddock seperti halnya dengan pembeli lainnya. Tidak ada yang menonjol, tidak ada yang perlu diwaspadai dari dirinya.
Kedua pemilik toko senjata tersebut menyatakan bahwa Paddock memang membeli beberapa senjata api dari mereka baru-baru ini.
Pemilik sebuah toko senjata di Mesquite, Nevada, juga mengatakan hal yang sama. Paddock belum lama ini membeli senjata api di sana dan sama sekali tidak memberi indikasi bahwa dia mungkin dalam kondisi kejiwaan yang tidak stabil.
Penembakan yang dilakukan seorang diri oleh Paddock menewaskan 59 orang dan melukai 527 orang. Hingga saat ini pihak berwajib belum mengetahui motif apa yang melatarbelakangi serangan mematikan tersebut. (rt/rsn-reinha)


