
Kekasih Paddock Mengaku Tidak Tahu Rencana Penembakan Las Vegas
REINHA.com – Marilou Danley, kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas, Stephen Paddock, ditanyai oleh FBI setelah ia kembali dari Filipina ke Amerika Serikat. Wanita itu mengaku tidak tahu rencana Paddock untuk melakukan pembantaian semacam itu.
“Dia tidak pernah mengatakan apapun kepada saya atau mengambil tindakan yang saya sadari bahwa saya mengerti dengan cara apapun untuk menjadi peringatan bahwa sesuatu yang mengerikan seperti ini akan terjadi” kata Danley dalam sebuah pernyataan tertulis yang dibacakan oleh pengacaranya, Matt Lombard, kepada wartawan di Los Angeles.
“Tidak pernah terpikir oleh saya dengan cara apa pun bahwa dia merencanakan kekerasan terhadap siapa pun” tambah Danley.
(Baca juga: iPhone Selamatkan Wanita Ini Dari Penembakan Las Vegas)
Danley, 62 tahun, oleh penyelidik dianggap sebagai orang yang menarik. Kepada penyidik dia mengatakan bahwa dia sama sekali tidak menyadari tindakan yang akan dilakukan Paddock saat menginap di Mandala Bay Hotel, Las Vegas, pada hari Minggu malam, 1 Oktober 2017.
Dalam pernyataannya, Danley juga mengatakan bahwa Paddock telah membelikannya tiket untuk pergi ke Filipina, dan mengirim $ 100.000 untuk membeli properti di negara tersebut. Dia juga mengatakan bahwa transfer uang tersebut sempat membuat dia khawatir bahwa itu adalah cara untuk putus dengannya.
Danley, seorang warga negara Australia, berbagi kondominium dengan Paddock di sebuah komunitas pensiunan di Mesquite, Nevada, yang terletak di timur laut Las Vegas. Dia berangkat ke Filipina pada tanggal 15 September. (rsn-reinha)


