Polisi Kenya Melepaskan Tembakan Ke Arah 2.000 Demonstran

Polisi Kenya Melepaskan Tembakan Ke Arah 2.000 Demonstran

REINHA.com – Polisi melepaskan tembakan ke 2.000 demonstran setelah seorang kandidat menarik diri dari pemilihan presiden.

Dua orang anggota demonstran dinyatakan meninggal dimana kekerasan terjadi karena dipicu oleh pengunduran diri pimpinan oposisi dari pemilihan presiden yang direncanakan.

Penembakan tersebut terjadi saat kerumunan sekitar kurang lebih 2.000 orang melempar batu ke sebuah kantor polisi di wilayah Siaya.

Odinga mengundurkan diri pada hari Selasa dari persaingan pemilihan presiden dengan Presiden Uhuru Kenyatta yang sedang menjabat saat ini.

Dikutip dari newsky, pada hari Rabu, parlemen Kenya mengeluarkan sebuah amandemen kontroversial atas undang-undang pemilihan negara tersebut, yang memutuskan jika satu kandidat menarik diri dari pemilihan presiden, maka kandidat lainnya akan menang secara otomatis. Langkah tersebut memicu kekerasan.

Odinga mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia bersedia kembali bersaing dalam pemilihan presiden jika pemerintah “siap melakukan bisnis dan kesepakatan” dalam reformasi.

Polisi mengatakan bahwa toko-toko juga dirampok. Investigasi telah diluncurkan.

Di ibukota Nairobi, polisi menembakkan gas air mata ke pendukung oposisi yang berusaha untuk berbaris di pusat kota, meskipun ada larangan pemerintah untuk melakukan demonstrasi di distrik bisnis utama di tiga kota terbesar di Kenya.

Jumlah kematian sejak pemilihan diketahui setidaknya 37 orang telah terbunuh. Kenyatta memenangkan jajak pendapat yang disengketakan, namun Mahkamah Agung Kenya membatalkan hasilnya karena dugaan penyimpangan suara, dimana pemimpin oposisi telah menyerukan demonstrasi harian.(jmw-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.