Alexandre: Dalam 20 Tahun, Perancis Akan Menjadi Libanon

Alexandre: Dalam 20 Tahun, Perancis Akan Menjadi Libanon

REINHA.com – Negara-negara di Eropa telah kedatangan begitu banyak migran yang berasal dari negara-negara yang dilanda perang di Afrika dan Timur Tengah. Salah satu negara yang menimbulkan kekhawatiran akibat banyaknya migran yang datang adalah Perancis.

Penulis Alexandre Mendel, mengatakan bahwa banyaknya migran dari Afrika dan Timur Tengah yang datang dan tinggal di Perancis akan membuat negara tersebut menjadi Libanon baru dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.

“Hanya dalam beberapa tahun, pinggiran kota Islam di Paris akan mematuhi peraturan mereka sendiri, mereka akan memiliki hukum sendiri, prinsip mereka sendiri, bahkan mungkin polisi mereka sendiri” ucap Mendel kepada RT News.

Dalam buku barunya yang berjudul “Partition”, Mendel mengungkapkan keprihatinannya terhadap islamisasi Eropa dan kegagalan umat Islam untuk berasimilasi ke negara baru mereka.

“Buku terakhir saya, ‘Jihadist France’ hanya membahas tentang teroris di Perancis. ‘Partition’ membahas terutama tentang islamisasi Perancis, tentang apa yang sedang terjadi di Perancis, di sekolah, rumah sakit, di tempat kerja, di klub olahraga, dan lain-lain”

“Saya tidak berbicara tentang terorisme itu sendiri, tapi bagaimana cara Perancis memutuskan apakah orang Perancis, suka atau tidak, akan berkolaborasi dan menerima sejumlah kesepakatan dengan penganut Islam. Inilah topik utama buku ini”

“Setidaknya ada dua hal yang penting tentang islamisasi. Yang pertama adalah Anda tidak bisa selalu buta dengan masalah ini. Selama 20-30 tahun kita menurunkan peraturan, prinsipal, cita-cita republik kita. Kami bernegosiasi dengan kelompok Islam. Kami benar-benar buta terhadap sinyal kecil semacam ini sehingga beberapa bagian di Perancis menjadi mayoritas Islam”

“Itu bisa menjelaskan terorisme yang terjadi hari ini di Perancis. Jika kita tidak menerima negosiasi kecil ini dengan Islam radikal, kita mungkin tidak akan memiliki begitu banyak serangan di Perancis. Itulah mengapa hari ini sangat penting untuk tidak menjadi buta lagi di Perancis dan mengatakan yang sebenarnya” lanjut Mendel.

Dalam buku Partition, Mendel mengatakan bahwa tidak ada solusi untuk masalah tersebut, karena semuanya sudah terlambat.

“Tidak akan ada solusinya, Anda tidak bisa mengirim mereka kembali ke negara mereka. Sekarang mereka penduduk Perancis, penduduk asli Perancis tidak dapat mengirim mereka kembali. Apa yang akan menjadi Perancis dalam 10 atau 20 tahun mendatang akan menjadi semacam Lebanon baru di beberapa tempat di Perancis” jelasnya. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.