
Korban Tewas Bom Somalia Melonjak Hingga 358 Orang
REINHA.com – Dua ledakan bom mobil yang terjadi di Mogadishu, ibukota Somalia, pada hari Sabtu, 14 Oktober lalu, dilaporkan menewaskan 228 orang dan melukai lebih dari 200 orang. Namun laporan terbaru menunjukkan bahwa korban tewas melonjak hingga 358 orang, dan sebanyak 56 orang dikabarkan masih hilang.
Ledakan diyakini berasal dari kendaraan truk yang meledak di persimpangan jalan yang sibuk, di mana terdapat perkantoran, restoran dan hotel. Namun belum jelas apakah pelaku memang sengaja menjadikan persimpangan tersebut sebagai sasaran, atau pelaku terpaksa meledakkan truk karena truk tersebut sudah dicurigai petugas keamanan setempat.
(Baca juga: Ledakan Bom Di Somalia, 189 Orang Tewas)
Di antara korban tewas, sebanyak 150 korban hangus terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi. Korban-korban tersebut dimakamkan oleh pemerintah setempat pada hari Senin, 16 Oktober2017. Sebanyak 122 orang korban luka-luka diterbangkan ke Turki, Sudan dan Kenya untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Pemerintah Somalia menyalahkan kelompok ekstrimis Islam al-Shabab yang bersekutu dengan al-Qaeda sebagai pelakunya. Tapi kelompok tersebut belum melakukan klaim bahwa mereka berada di balik serangan tersebut.
Warga Somalia di Mogadishu telah menggelar demonstrasi melawan al-Shabab menyusul serangan tersebut, dengan banyak dari pendemo mengenakan kain merah di sekitar dahi mereka untuk menunjukkan solidaritas kepada para korban. (rsn-reinha)


