Lima Hal Menarik Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Kusta

Lima Hal Menarik Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Kusta

Lima Hal Menarik Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Kusta
Penyakit Kusta – Bloomberg

REINHA.com – Selama ini mendengar kata kusta saja sudah membuat banyak orang takut. Tak sedikit orang yang terkena penyakit ini dikucilkan.

Pemerintah telah melakukan banyak usaha untuk menjelaskan tentang penyakit kusta ini, misalnya dengan sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat, dan pengobatan.

Namun hal ini masih belum cukup, karena melihat dari respon masyarakat yang masih memiliki stigma negatif terhadap penyakit ini.

(Baca juga: Lima Kesalahan Yang Dilakukan Orangtua Saat Anak Sakit)

Berikut lima hal menarik yang harus anda ketahui tentang penyakit kusta

1. Kusta penyakit tertua di dunia

Dikutip dari buku Ilmu Penyakit Kusta karya Muh. Dali Amiruddin yang menerangkan bahwa penyakit ini telah ada sejak 6000 tahun SM di Mesir, 600 tahun SM di India, yang kemudian menyebar ke Cina kurang lebih 500 tahun SM dan ke Jepang. Di negara barat dilaporkan pertama kali catatan tentang penyakit ini berasal dari Yunani 300 tahun SM.

2. Penyebab kusta adalah bakteri

Bakteri Mycobacterium leprae adalah bakteri penyebab kusta, yang disentil si saraf perifer, kulit, mata, otot, tulang, dan buah zakar. Dengan gejala yang sering terlihat berupa bercak ataupun benjolan di kulit yang bila disentuh akan hilang rasanya. Bercak yang ada bisa hanya satu, beberapa atau hampir mengenai seluruh tubuh. Terkadang bisa tampak kerontokan rambut-rambut terutama alis mata akibat adanya gangguan saraf.

(Baca juga: Lima Penyakit Yang Disebabkan Oleh Kucing)

3. Kusta tidak mudah menular

Kusta memanglah penyakit menular, namun penularannya itu tidak serta merta terjadi. Penyakit ini bisa memiliki resiko tinggi untuk ditularkan bila terjadi kontak yang terlalu sering atau berulang kali dengan penderita. Pada anak-anak dengan usia di bawah satu tahun penularannya bisa melalui plasenta. Bisa menular juga jika penderita kusta tidak berobat atau menjalani pengobatan yang tidak teratur. Adapun seseorang dapat terhindar dari penularan penyakit ini jika tubuhnya membentuk kekebalan tubuh yang efektif.

4. Pengobatan gratis

Sesorang yang sudah positif terkena kusta akan menjalani pengobatan selama 12 bulan dan bisa diperpanjang hingga hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada lagi kuman M. Leprae. Pengobatan yang diterima diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah dalam bentuk satu paket MDT (Multidrug Therapy) yang terdiri dari obat rifampisin, clofasimin, dan dapsone.

5. Cacat bila lalai berobat

Cacat kusta menurut WHO bisa berupa abnormalitas struktur dan fungsi yang bersifat psikologik, fisiologik, atau anatomi. Adanya kerusakan saraf mata, pemendekkan jari tangan dan kaki. Kekurangmampuan untuk melakukan kegiatan dalam batas kehidupan yang normal bagi manusia. Dan ketidakmampuan persisten yang membatasi individu pada kehidupan normal di masyarakat.

# Lima Hal Menarik Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Kusta

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.